2018, Sebagian Besar Kecaman PBB Diarahkan Pada Kejahatan Israel

New York, MINA – Selama tahun 2018, PBB telah mengadopsi 27 kecaman yang sebagian besar ditujukan kepada Israel, demikian PIC yang dikutip Mi’raj News Agency (MINA), Selasa (1/1).

Menurut Direktur Eksekutif United Nations Watch, Hillel Neuer, sebanyak 21 dari 27 kecaman PBB ditujukan kepada Israel. Dia menyimpulkan Israel adalah negara yang paling dikecam di PBB pada 2018.

Sedangkan empat kecaman lainnya dilontarkan ke Negara Iran, Suriah, Korea Utara, Rusia, Myanmar dan Amerika Serikat (AS).

Anadolu Agency melaporkan, Majelis Umum PBB mengeluarkan 21 resolusi terhadap Tel Aviv atas pelanggaran hak asasi manusia, penempatan haram di wilayah Palestina yang diduduki dan pendudukan terus menerus di Yerusalem Timur.

Setidaknya enam upaya yang dilakukan pada akhir November berusaha untuk menarik perhatian pada konflik Israel-Palestina, dan resolusi terpisah yang disahkan pada Desember 2018 memperbaharui kecaman atas pengakuan sepihak AS atas Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Resolusi-resolusi yang disahkan tahun ini lebih jauh mendukung dukungan suara untuk upaya-upaya yang telah lama terhenti dalam mencapai solusi dua negara guna mengakhiri konflik Israel-Palestina. Sementara secara terpisah reslousi-resolusi juga mengutuk pendudukan Israel yang terus menerus atas Dataran Tinggi Golan Suriah.

Selain itu, upaya pimpinan AS untuk mengecam Hamas, yang digambarkannya sebagai “organisasi teroris,” gagal mendapatkan daya tarik yang cukup di dalam Majelis Umum PBB.

Resolusi itu dipelopori oleh Nikki Haley, utusan AS untuk PBB yang mengundurkan diri setelah gagal meyakinkan resolusi. Dia mengatakan PBB mengutuk Israel setidaknya 500 kali selama bertahun-tahun.(T/iss/B01/R01)

Mi’raj News Agency (MINA)