Abbas Berikan Penghargaan Kepada Direktur RS India

Ramallah, MINA – Presiden Palestina  Mahmoud Abbas Jumat  (14/6), memberikan penghargaan tertinggi kepada Sheikh Mohammad Munir Ansari Direktur Rumah Sakit India di Al-Quds (Yerusalem).
Pada acara yang diadakan di Ramallah untuk menghormati Sheikh Mohammad Munir Ansari, Abbas berterima kasih karena telah melayani Palestina dan Al-Quds kota paling suci ketiga bagi umat Islam. Wafa melaporkan.
Ansari, 91, adalah Direktur RS India, sebuah monumen bersejarah dan unik di jantung kota Yerusalem, yang telah menjadi simbol warisan India dan kehadirannya di kota paling suci ketiga bagi umat Islam yang kembali  lebih dari 800 tahun yang lalu.
Abbas mengatakan, kehadiran keluarga Ansari di kota tua Yerusalem mencerminkan ikatan tradisional yang kuat antara orang-orang India dan Palestina.
Dia menyerukan untuk memperkuat hubungan antara kedua belah pihak.
Perwakilan dari India Sunil Kumar, yang hadir di acara tersebut, juga menghargai peran keluarga Ansari dalam memperkuat hubungan India-Palestina.

Rumah Sakit India berada di bawah pengawasan langsung seorang perwakilan dari India sejak 1924. Ayah Ansari, Sheikh Nazir Hassan Ansari, diangkat sebagai Syekh Rumah Sakit pertama yang diserahkan kepada Abbas di Yerusalem pada 1928 dan telah menghabiskan seluruh hidupnya.

Sejarah rumah sakit kembali ke sekitar abad ke-12, ketika santo sufi terkenal dari Punjab Baba Fariduddin Ganj-i-Shakar (atau Baba Farid) mengunjungi Yerusalem dengan berziarah dan berdoa dalam pengasingan selama 40 hari di lokasi. .
Ini kemudian menjadi situs ziarah bagi peziarah India yang mengunjungi Yerusalem dan didedikasikan sebagai properti Wakaf amal. Tempat di mana Baba Farid dikatakan telah berdoa menjadi daya tarik utama bagi wisatawan India yang mengunjungi Yerusalem.

Hampir setiap pemimpin India terkemuka yang mengunjungi wilayah tersebut telah mengunjungi situs tersebut dan rumah sakit itu terus menampung orang-orang India yang mengunjungi Tanah Suci itu. Rumah Sakit itu juga menerima hibah dari Kementerian Luar Negeri untuk renovasi. (T/R03/RS1)
)

Mi’raj News Agency MINA