Delegasi Italia Latih Palestina Bidang Hukum dan HAM

Ramallah, MINA – Delegasi Italia melakukan kunjungan ke Palestina selama tiga hari untuk memberikan pelatihan intensif bidang hukum dan hak asasi manusia.

Pelatihan diselenggarakan atas kerja sama Penjamin Hak-Hak Tahanan dan Warga Tanpa Kebebasan Pribadi dan Asosiasi Antigone Italia dengan Kementerian Kehakiman Palestina.

ReliefWeb, media informasi kemanusiaan PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), memberikan laporan pada Kamis, 14 Maret, pejabat dan mitra terkait mempresentasikan praktik dan metodologi terbaik Italia untuk memantau penghormatan hak asasi manusia di pusat-pusat penahanan warga Palestina.

Program dilaksanakan dalam rangka proyek “Menuju Sistem yang Menghormati Hak Asasi dan Martabat Manusia”, yang didanai oleh Badan Kerjasama Pembangunan Italia di Yerusalem.

Ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan resmi perwakilan Kementerian Kehakiman Palestina ke mitra Italia pada November 2014.

Para pakar hukum Italia seperti Michele Miravalle dan Susanna Marietti berbagi pengalaman mereka dengan para pejabat Palestina tentang Antigone di Italia.

Presiden Penjamin hak-hak tahanan Mauro Palma dan Penanggung jawab hubungan eksternal Alessandro Albano juga berkontribusi pada pelatihan yang membahas tugas-tugas otoritas penjamin, Konvensi Internasional Menentang Penyiksaan dan materi terkait lainnya, termasuk mekanisme pemantauan global kondisi penjara.

Presiden Palma dan Presiden Gonnella, bertemu dengan Direktur AICS Jerusalem Cristina Natoli, dan Jaksa Agung Akram Alkahteb, yang menekankan dalam sambutannya hasil luar biasa yang dicapai oleh Italia dan Palestina di bidang hak asasi manusia.

Menteri Kehakiman Palestina Ali Abu Diak dan Wakil Konsul Italia di Yerusalem Luigi Mattirolo, berterima kasih atas dukungan Italia terhadap pembentukan Unit Hak Asasi Manusia di Kementerian Kehakiman.

Dalam pertemuan tersebut, Konsul Mattirolo mengirimkan mobil sebagai hadiah untuk proyek yang diperlukan dan untuk kunjungan pemantauan ke penjara. (T/RS2/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)