Gregg Abott Gubernur Texas Tolak Pencopotan Petinggi Partai Republik karena Muslim

Texas, MINA –  Greg Abott, Gubernur Texas, sebagai petinggi Partai Republik untuk Negara Bagian Texas, menolak pemberhentian Shahid Shafi sebagai Wakil Ketua Partai Republik Daerah (County) Tarant.

Usulan untuk mencopot Shafi datang dari sementara kalangan Partai Republik adalah karena dia Muslim yang taat. Usulan ini menghadapi tantangan keras dari internal Partai Republik di tingkat daerah, negara bagian, dan nasional.

Partai Republik Daerah (County) Tarrant dijadwalkan untuk memutuskan Kamis (10/1) apakah akan mempertahankan atau memberhentikan Shahid Shafi,  yang ditunjuk sebagai wakil ketua partai pada Juli. Demikian CNN melaporkan yang dikutip MINA, Jumat (11/1).

Dokter ahli bedah berasal dari India yang jadi warga negara AS sejak tahun 2009 itu terpilih dengan  dukungan hampir bulat dari komite eksekutif.

Greg Abbott dalam komentar menghadapi rapat  hari Kamis, menekankan bahwa “kebebasan beragama dijamin” oleh Konstitusi Amerika Serikat.

“Janji kebebasan beragama dijamin oleh amandemen pertama dalam Konstitusi; dan Pasal 1, Bagian 4 dari Konstitusi Texas menyatakan tidak ada tes agama wajib sebagai kualifikasi untuk jabatan kantor atau kepercayaan publik di negara ini,” kata gubernur dalam sebuah pernyataan.

“Kebebasan beragama adalah inti dari siapa kita sebagai bangsa dan negara, dan serangan terhadap Dr. Shafi karena agamanya adalah bertentangan dengan prinsip konstitusi.”

Abbott adalah elit Republik terbaru yang menyinggung usulan pemberhentian Shafi itu yang tampaknya memecah belah Partai Republik Daerah Tarrant.

Upaya untuk melengserkan Shafi telah berjalan berbulan-bulan lalu dan diinisiasi oleh sekelompok kecil elit partai di daerah.

Salah satu figure yang menentang pengangkatan Shafi adalah ketua kantor cabang Partai Republik, Dorrie O’Brien. Ia meminta penunjukan Shafi untuk dipertimbangkan kembali karena dia seorang Muslim taat.

Shafi, seorang ahli bedah dan anggota Dewan Kota Southlake, lahir di India dan tumbuh besar di Pakistan. Ia datang ke AS untuk kuliah kedokteran dan menjadi warga naturalisasi pada 2009. (T/R11/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)