Gaza, 17 Shafar 1435/ 20 Desember 2013 (MINA) – Ismail Haniyah, Perdana Menteri Palestina di Jalur Gaza menyatakan pada Kamis (19/12) bahwa Jalur Gaza melindungi keamanan Nasional Mesir dan Arab bagaikan darahnya sendiri.
Dalam pidato pada Konferensi Ilmiah ke-7 Haniyah menyerukan kepada negara-negara Arab dan Islam untuk keamanaan bersama agar mengusir penjajahan Zionis di Yarusalem, seperti diberitakan Al-Resalah yang dikutip MINA (Mi’raj News Agency).
“Negosiasi dengan Israel tidak akan memperoleh hasil apapun”, tegasnya.
Haniyah juga meminta Presiden Palestina Mahmoud Abbas untuk mengadakan pertemuan nasional membahas pembentukan pemerintah persatuan sesuai Perjanjian Kairo dan Doha bebrapa waktu lalu.
Baca Juga: Al-Qassam Hancurkan Pengangkut Pasukan Israel di Jabalia
Ismail Haniyah juga mengatakan bahwa hubungan Gaza dengan Mesir meruakan hubungan strategis, walaupun saat ini ada masalah, tapi itu tidak akan menghentikan hubungan keduanya.
“Kami tidak akan melepaskan Mesir di atas segalanya,” papar Haniyah.
Hal ini ia tunjukkan bahwa pemerintahnya senantiasa berhubungan hampir setiap hari dengan badan intelijen Mesir untuk membahas pembukaan perbatasan Rafah, dalam upaya meringankan penderitaan penduduk jalur Gaza dan untuk mengamati pelanggaran pendudukan Israel (T/P010/R1).
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Zionis Israel Serang Pelabuhan Al-Bayda dan Latakia, Suriah