ISRAEL HANCURKAN MASJID DAN RUMAH-RUMAH WARGA DI TEPI BARAT

Al-Quds, 30 Jumadil Akhir 1435/30 April 2014 (MINA) – Buldoser Israel  menghancurkan sebuah masjid dan tiga rumah warga di kota Nablus Utara, Tepi Barat, kata seorang pejabat Palestina, Selasa.

“Delapan belas jip militer Israel dan dua buldoser menyerbu Kherbt al-Taweel,Selasa  pagi  dan menyatakan desa zona militer tertutup,” kata pejabat Otoritas Palestina yang bertanggung jawab atas pemukiman, Baghan Daghlas kepada Kantor Berita Turki, Anadolu yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Rabu.

“Pasukan Israel menghancurkan sebuah masjid dan tiga rumah dengan dalih dibangun tanpa izin,” tambahnya . Pasukan Israel telah ditarik dari desa tetapi di pintu masuknya, penjagaan keamanan ditingkatkan.

Kepala dewan desa,  Jawdat Bani Jab rmengatakan, buldoser Israel telah menghancurkan satu-satunya masjid di Kherbt al-Taweel dan tempat pengungsi Palestina.

“Israel telah lama berusaha untuk mengontrol desa karena letaknya yang strategis dan menghadap ke lembah Yordan, ” tambahnya .

Lembah Yordan yang besar, merupakan tanah yang subur yang luasnya sekitar seperempat dari wilayah Tepi Barat yang diduduki Israel dan dihuni oleh hampir 10.000 warga Palestina, dan kebanyakan petani.

Israel telah membangun sekitar  21 pemukiman Yahudi di daerah, yang dijadikan sebagai zona penyangga ekonomi dan keamanan .

Israel ingin menjadikan wilayah itu di bawah kendali dalam kesepakatan perdamaian di masa depan dengan Palestina .

Sementara Palestina juga menginginkan Lembah Yordan sebagai bagian dari negara masa depan Palestina.

Anwar Sidqi, salah satu warga yang rumahnya dibuldoser , mengatakan pemerintah zionis Israel tidak memberinya peringatan sebelum dilakukan penggusuran. “Mereka langsung menghancurkan rumah, ” katanya kepada AA.

“Saya punya lima anak dan seorang istri. Saya harus dapat membangun kembali rumah kalau tidak mereka akan tinggal di jalan-jalan.”

Israel Hancurkan Rumah Palestina Dekat  Al-Quds

Buldoser Israel, yang didukung oleh pasukan militer, Selasa kemarin juga menghancurkan rumah darurat yang dimiliki oleh keluarga Palestina di dekat Al – Quds (Yerusalem Timur ) dengan dalih dibangun secara ilegal .

“Pasukan Israel meratakan rumah darurat yang dibangun pada sejak April 2013 lalu dan tempat penampungan keluarga Abu Omar al-Maslamani (60 tahun), dengan dalih dibangun tanpa izin,” kata Ketua LSM, Jawad Siyam.

“Pasukan Israel juga menyerang perempuan dan laki-laki selama melakukan operasi dan menangkap Omar al-Masalamni (27 tahun) dan Ibrahim Shwiki (32 tahun), ” katanya. Siyam mengatakan, hal itu telah memicu timbulnya bentrokan antara penduduk setempat dengan pasukan Israel.

Dia mencatat bahwa keluarga Al-Maslamani terpaksa menghancurkan bangunan lain awal bulan ini.

Menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan , Pemerintah Zionis Israel telah menghancurkan lebih dari 500 rumah warga Palestina di Tepi Barat dan Al-Quds pada tahun lalu.

Pemerintah kota Israel memberlakukan pembatasan ketat pada bangunan dan renovasi rumah bagi warga Palestina di Al-Quds .

Palestina menuduh Israel melancarkan kampanye agresif untuk melakukan “Yahudisasi” di kota suci dengan tujuan menghapus identitas Arab dan Islamnya.

Al-Quds adalah rumah bagi Masjid Al-Aqsa, yang bagi umat Islam merupakan tempat tersuci ketiga di dunia .

Sementara Yahudi mengklaim ke daerah itu sebagai “Temple Mount,” dan mengklaim itu adalah tempat dari dua kuil Yahudi terkemuka di zaman kuno. (T/P07/EO2 )

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0