Jepang Sumbang $23 Juta ke UNRWA untuk Pengungsi Palestina

Al-Quds, MINA – Jepang akan menyumbang $23 juta (sekitar Rp323 miliar lebih) ke Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA).

Duta Besar Jepang untuk Urusan Palestina dan Perwakilan Jepang untuk Palestina, Takeshi Okubo, pada hari Jumat (22/2) menandatangani perjanjian itu dengan Komisaris Jenderal UNRWA, Pierre Krahenbuhl.

Dari kontribusi yang sangat penting ini, $17,7 juta (Rp248 miliar lebih) juta akan digunakan untuk program inti pendidikan, perawatan kesehatan dan peningkatan kondisi kehidupan bagi 5,4 juta pengungsi Palestina di seluruh lima bidang operasi UNRWA. Kantor Berita WAFA melaporkan.

Dukungan dari Jepang ini akan memiliki dampak positif langsung pada kesejahteraan sebagian pengungsi yang paling rentan di Timur Tengah.

Sementara tambahan $4,5 juta (Rp63 miliar lebih) akan digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan UNRWA di wilayah Palestina yang diduduki, Lebanon dan Suriah.

Lainnya, $800 ribu (Rp11 miliar lebih) akan dialokasikan untuk pendidikan anak-anak pengungsi Palestina yang terkena dampak konflik di Suriah.

Duta Besar Okubo mengatakan, “Saya juga senang mengumumkan kepada kalian bahwa Pemerintah Jepang telah memutuskan untuk memberikan anggaran tambahan untuk bantuan baru sekitar $23 juta untuk UNRWA. Kami bertekad lebih dari sebelumnya untuk mengirim pesan kepada para pengungsi Palestina yang memang membutuhkan.”

“Jepang akan berada di sana bersama kalian pada saat UNRWA menderita krisis keuangan sejak tahun lalu, dan khususnya Gaza mengalami krisis kemanusiaan. Dengan bantuan baru ini, total nilai bantuan Jepang untuk rakyat Palestina akan melebihi US $1,9 miliar (lebih dari Rp26 tiliun) sejak tahun 1993,” tambah Okubo.

Komisaris Jenderal UNRWA Krahenbuhl menyatakan rasa terima kasihnya dan pengakuan atas dukungan berkelanjutan yang telah diberikan Jepang kepada UNRWA selama bertahun-tahun.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dermawan yang diberikan oleh Jepang dan sangat terkesan dengan kekuatan komitmen negara terhadap pekerjaan kami,” imbuhnya.

“Kontribusi yang substansial ini melindungi pemberian layanan kami dan memberikan jaminan bagi para pengungsi Palestina. Ini juga merupakan kontribusi terhadap stabilitas bagi pengungsi Palestina dan kawasan Timur Tengah,” lanjutnya. (T/RS2/R01)

Mi’raj News Agency (MINA)