Jepang Sumbang US$ 3,7 Juta Bantuan Pangan untuk Pengungsi Palestina di Gaza

Ramallah, MINA – Pemerintah Jepang menandatangani perjanjian kontribusi sumbangan pangan senilai 400.000.000 Yen Jepang (sekitar US$ 3,7 juta) dengan Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di hadapan Menteri Luar Negeri Jepang, Toshimitsu Motegi, Menteri Luar Negeri Otoritas Palestina, Riyad Maliki dan Direktur Kemitraan UNRWA Karim Amer.

Kontribusi penting ini akan memungkinkan UNRWA untuk terus menyalurkan bantuan makanan kepada lebih dari satu juta pengungsi Palestina di Jalur Gaza. Reliefweb melaporkan, Selasa (17/8).

“Saya sangat senang untuk berbagi dengan Anda bahwa Pemerintah Jepang telah memutuskan untuk memberikan kontribusi sekitar US$ 3,7 juta kepada UNRWA pada saat yang kritis ini. Kontribusi ini mewakili komitmen dan solidaritas kami kepada para pengungsi Palestina di saat kawasan ini mengalami krisis kemanusiaan yang serius, terutama menghadapi pandemi Covid-19,” ujar Duta Besar Jepang untuk Urusan Palestina, Masayuki Magoshi.

Thomas White, Direktur Urusan UNRWA di Gaza menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Jepang atas kontribusi berharga dan dukungannya yang berkelanjutan tersebut.

Sumbangan Jepang akan memungkinkan UNRWA untuk menutupi biaya bantuan makanan triwulanan untuk 190.000 pengungsi Palestina yang menderita karena kondisi sosial ekonomi.

Lebih dari 68 persen rumah tangga di Jalur Gaza mengalami kerawanan pangan sedang sampai parah.

Jepang adalah negara donor khusus untuk UNRWA sejak tahun 1953.

Pada tahun 2020, Pemerintah Jepang adalah penyumbang terbesar ke-5 untuk Badan tersebut, yang memainkan peran penting pada saat UNRWA menghadapi krisis eksistensial. Kontribusi saat ini adalah kedua kalinya Jepang mendukung program makanan pada tahun 2021, setelah sumbangan US$ 5,3 juta pada Juni lalu. (T/RS2/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)