Kebakaran Hutan Selandia Baru Ribuan Orang Dievakuasi

Wellington, MINA – Ribuan orang telah dievakuasi dari sebuah kota Selandia Baru ketika petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api yang dipicu oleh angin di Pulau Selatan negara itu.

Kobaran api, yang dimulai enam hari lalu di dekat kota Nelson, kini mengancam kota Wakefield. Demikian BBC melaporkan, Ahad (10/2).

Keadaan darurat telah diumumkan dan sekitar 3.000 orang telah meninggalkan rumah mereka di distrik Tasman.

Angin kencang diperkirakan akan masih melanda, dan para pejabat memperingatkan bahwa Ahad (10/2) bisa menjadi “titik bahaya kritis” bagi kebakaran itu.

Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan dia berharap “cuaca membantu upaya pemadaman api”.

Kebakaran itu dianggap sebagai kebakaran hutan terburuk di Selandia Baru sejak 1955.

Anggota parlemen Nelson Nick Smith mengatakan seluruh wilayah itu “mudah terbakar” dan 70.000 penduduknya “gelisah.”

Dua puluh tiga helikopter dan dua pesawat telah dikerahkan untuk mengatasi kobaran api. Prakiraan hujan untuk daerah itu pada hari Selasa diperkirakan akan melewati zona kebakaran.

Kebakaran sebesar ini tidak biasa terjadi di Selandia Baru, dengan media lokal menyebutnya sebagai kebakaran hutan terburuk dalam 50 tahun terakhir. (T/R11/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)