KONI Dorong GSI Munculkan Atlet dari Cabang Selain Sepakbola

Jakarta, MINA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mendorong kompetisi Gala Siswa Indonesia (GSI) ke depan dapat mencetak atlet sepak bola handal dan juga memunculkan atlet dari cabang-cabang olahraga lain.

Hal itu disampaikan Wakil I Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Suwarno saat memberi sambutan pada Rapat Koordinasi Gala Siswa Indonesia (Rakor GSI) tahun 2019 di Jakarta, Selasa (23/7).

“Kami atas jajaran KONI sangat menyambut baik kegiatan GSI, dan berharap ke depan mungkin bisa lebih dikembangkan. Selain di sepak bola, kami berharap bisa dikembangkan ke olahraga lain, terutama atletik, renang, juga bulutangkis, pencak silat dan karate,” katanya.

GSI  merupakan kompetisi sepakbola jenjang pendidikan SMP yang terselenggara berkat kerja sama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Kompetisi sepakbola yang diselenggarakan mulai tahun 2018 dilaksanakan secara bertahap mulai tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, nasional, dan internasional.

“Mudah-mudahan ke depan selain atlet sepak bola handal yang berprestasi baik regional maupun internasional, maka akan muncul juga kader-kader atlet yang diprakarsai juga olah jajaran Kemendikbud,” harapnya.

“Kami secara nasional, sekarang ini miskin di atlet renang. Pada saat kita berlomba di SEA Games, atlet renang itu hanya mempunyai andalan satu orang yaitu Gede Siman Sudartawa dengan kemampuan renang gaya punggung 50 meter, yang lain kita masih kalah dengan Singapura, sedangkan putri kami masih kalah dengan Vietnam,” tambahnya. (L/R10/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)