LPPOM MUI Berikan Klarifikasi Terkait Isu Penipuan

Bogor, MINA – Lembaga Pengkajian Pangan Obat-Obatan dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) memberikan pernyataan berkaitan isu mengenai permintaan sejumlah uang ke beberapa perusahaan yang mengatasnamakan Direktur LPPOM MUI Lukmanul Hakim.

“Pada 7 Juni 2019 ada beberapa orang yang tidak bertanggungjawab telah mencatut nama dan menggunakan foto serta jabatan Direktur LPPOM MUI untuk meminta dana kepada sejumlah perusahaan dengan dalih kepentingan LPPOM MUI, maupun pengurusan sertifikasi halal,” kata Lukmanul Hakim dalam keterangan tertulis di Bogor, Rabu (18/6).

Dia mengatakan pihaknya tidak pernah meminta uang kepada perusahaan pemegang serifikasi halal MUI maupun yang sedang mengurus sertifikasi, di luar keterkaitan dengan sertifikasi halal maupun program edukasi, sosialisasi serta promosi halal.

Ia juga meminta kepada pihak perusahaan pemegang sertifikasi halal MUI maupun pihak lain untuk tidak melayani permintaan dalam bentuk apapun jika menerima telepon, Whatsapp mapun SMS dari seseorang yang mengatasnamakan Lukmanul Hakim Direktur LPPOM MUI.

“Komunikasi kami dengan pimpinan perusahaan akan dilakukan melalui sekretaris Direksi LPPOM MUI,” ujarnya.

Atas tindakan penipuan dengan menyalahgunakan nama Direktur LPPOM MUI. “Kami melakukan upaya hukum agar pelaku, dapat dijerat dengan hukum yang berlaku,” tutur dia. (R/R03/R01)

Mi’raj News Agency (MINA)