Menteri Agama Inggris Desak Sekolah-sekolah Kunjungi Masjid

London, MINA – Menteri Agama Inggris Lord Bourne mengatakan kepada The Times dalam sebuah wawancara pada Senin (17/9), dia mendorong agar lebih banyak sekolah yang membawa murid dan keluarganya mengunjungi masjid untuk membasmi Islamofobia di antara orangtua.

“Kadang-kadang, Anda menemukan bahwa orang tua berkata ‘Kami tidak yakin kami ingin anak-anak kami pergi ke masjid setempat’,” kata Bourne kepada The Times dikutip MINA.

“Mereka kemudian diyakinkan oleh sekolah bahwa itu adalah ide yang bagus dan anak-anak kembali memberi tahu mereka tentang hal itu dan orang tua kemudian berkata, ‘Oh, itu menarik, mungkin kita akan mengunjungi diri kita sendiri’,” tambahnya.

Saran lain dari Bourne yang merupakan seorang politisi Partai Konservatif Welsh, adanya sistem yang membantu gereja-gereja dan masjid bisa bekerja bersama.

Menanggapi rencana menteri itu, seorang pakar urusan Islam, Dr. Antony McRoy mengatakan pada News Hour Premier, dia tidak yakin.

“Agak membingungkan untuk berpikir bahwa membawa murid ke institusi agama apa pun akan mempengaruhi perasaan orang tua mereka. Sebaliknya, kita perlu bertanya apa yang telah menyebabkan Islamofobia di antara orangtua,” kata McRoy.

Islam adalah agama terbesar kedua di Inggris, dengan hasil dari Sensus Kerajaan Inggris 2011 memberikan populasi Muslim Inggris pada tahun 2011 sebanyak 2.786.635 atau 4,4% dari total populasi.

Mayoritas Muslim di Inggris tinggal di ibu kota London. Pada tahun 2011, dilaporkan bahwa Inggris memiliki sebanyak 100.000 orang yang masuk Islam, 66% adalah wanita.

Islam diakui sebagai agama yang tumbuh paling cepat di Inggris dan para penganutnya memiliki usia rata-rata terendah dari semua kelompok agama besar.

Antara 2001 hingga 2009 populasi Muslim meningkat hampir sepuluh kali lebih cepat daripada populasi non-Muslim. (T/hnh/RI-1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)