Yerusalem, MINA – Para pemimpin permukiman di Tepi Barat memboikot pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Rabu (29/10).
Pemboikotan itu untuk memprotes kegagalan Netanyahu mengundang David El Hayani, kepala Dewan Regional Tepi Barat, dan Yossi Dagan, kepala Dewan Permukiman Samaria, untuk berbicara dengannya.
Netanyahu sendiri, seperti dikutip Ma’an News, memutuskan untuk tidak mengundang Dagan dan Lahyani ke pertemuan tersebut, karena tanggapan mereka terhadap kesepakatan untuk menormalisasi hubungan dengan UEA, yang akibatnya masalah aneksasi (pencaplokan) tidak lagi menjadi agenda.
Selain kritik yang ditujukan kepada Netanyahu, Lahyani mengatakan, Presiden AS Donald Trump bukanlah teman Israel.
Baca Juga: Bulan Sabit Merah Serukan Penyelidikan Kejahatan Israel di Gaza
Dagan juga menyerang rencana perdamaian AS yang dikenal sebagai Kesepakatan Abad ini.
Ia mengatakan, itu sangat berbahaya bagi permukiman dan dapat mengarah pada pembentukan “negara teror Palestina di jantung negara”. (T/B04/P1)
Mi’raj Newd Agency (MINA)
Baca Juga: Hari Paling Mematikan Dalam Dua Pekan, Israel Bunuh 77 Warga Gaza