Pemprov DKI Jakarta Tingkatkan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini

Jakarta, MINA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta semakin serius dan fokus untuk meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini.

Hal itu ditunjukkan dengan bertambahnya (TPA) Negeri dan Satuan Sejenis (SPS) Negeri di Jakarta. Salah satunya yang baru saja diresmikan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan di Kantor Walikota Jakarta Barat, Rabu (2/10).

Dalam sambutannya,  Anies menegaskan, Jakarta fokus dalam meningkatkan mutu serta kuantitas TPA dan SPS sebagai bentuk memberikan perhatian lebih kepada fase emas pembelajaran bagi anak.

“Memang anak usia dini itu adalah fase paling mendasar. Semua yang kita pelajari dalam hidup adalah di usia paling dini, fase ini paling penting. Karena itu, beri kesempatan bagi mereka yang nantinya berada di TPA atau SPS untuk tumbuh berkembang,” jelas Anies.

Keberadaan TPA dan SPS yang bukan hanya secara kualitas ditingkatkan, tetapi juga secara kuantitasnya bertambah, sehingga akan membuat orang tua lebih mudah memonitor perkembangan sang anak agar mendapatkan pendidikan sesuai dengan umurnya.

“Kita menyadari sebagian dari kita bekerja dan mudah-mudahan dengan adanya TPA dan SPS ini orang tua bisa lebih tenang dalam bekerja dan anak-anak bisa bermain dengan leluasa,” katanya.

Sebagai fase awal, Anies menyadari bahwa anak-anak harus diberikan kesempatan untuk bermain. Sehingga, Ia menitipkan pesan agar para pengelola TPA dan SPS memberikan ruang lebih bagi anak untuk bermain dan mengembangkan imajinasinya.

“Pesan saya kepada pengelola, anak-anak harus diberikan ruang berekspresi bebas, jangan terlalu banyak aturan. Bebas dalam artian apabila mereka bersenang-senang dan berimajinasi, jangan dihentikan. Nanti saat mengelola PAUD, bayangkan usia anak yang hidup dalam dunianya, beri kebebasan dan ruang,” ucapnya.

Anies berharap, kuantitas TPA dan SPS Negeri terus bertambah, dengan tak hanya memberikan perhatian kepada TPA dan SPS Negeri, tetapi juga swasta, sehingga seluruh anak di Jakarta mendapatkan pendidikan usia dini yang sama.

“Di Jakarta, kita tunjukkan investasi dalam pendidikan harus diberikan proposional, PAUD harus diperbanyak, karena di situ letak investasi pendidikan. Saya berharap 32 ini jadi percontohan dan PAUD yang dikelola masyarakat juga harus mendapat kesempatan yang sama. Tidak ada pembeda antara swasta dan negeri, kita targetkan PAUD di Jakarta partisipasinya 100 persen,” pungkasnya.

Keseriusan dan fokus Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini itu, terinspirasi dari gagasan peraih Nobel bidang ekonomi, James J Heckman yang mengatakan, investasi pendidikan yang menghasilkan rencana ekonomi terbesar adalah investasi pendidikan pada usia dini. (R/Ais/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: siti aisyah

Editor: Rudi Hendrik

Ikuti saluran WhatsApp Kantor Berita MINA untuk dapatkan berita terbaru seputar Palestina dan dunia Islam. Klik disini.