Prof Aisjah Girindra Perintis LPPOM MUI Sudah Tiada

Perintis Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Prof Aisjah Girindra  meninggal dunia, Jumat 7/9. MUI menyatakan berbelasungkawa.

Innalillaahi wa inna ilaihi raajiuun telah berpulang ke Rahmatullah Prof Aisjah Girindra sekitar jam 4.30 semoga husnul khotimah. Segala amal kebaikannya diterima Allah dan diampuni segala dosanya.”

Guru Besar Ilmu Biokimia IPB ini adalah perintis dan penggerak LPPOM MUI pertama. Yang memberikan landasan  meletakkan prinsip-prinsip dan memperjuangkan secara nasional sehingga LPPOM MUI besar seperti sekarang.

Aisjah Girindra lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, 7 Oktober 1935, wafat di usia 82 tahun. Ia adalah  guru besar biokimia pada Institut Pertaian Bogor (IPB).

Dia pernah menjabat sebagai Direktur LPPOM MUI dan Presiden Dewan Halal Dunia (World Halal Council).

Aisjah lahir dari pasangan Oemar Ali Sidi Maharaja dan Siti Marhamah yang berasal dari Minangkabau.

Pada 1952, ia pergi merantau ke Jakarta dan melanjutkan pendidikannya di SMA Negeri I Budi Utomo. Tidak lama kemudian ia mengikuti kakaknya di Bogor dan menamatkan SMA di sana.

Setamat SMA ia melanjutkan kuliah ke Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Indonesia (waktu itu IPB belum berdiri, masih dalam lingkungan UI).,  hingga menamatkannya pada tahun 1962.

Setelah itu Aisjah langsung mengabdi di almamaternya. Tahun 1973 ia berhasil memperoleh gelar Doktor Biokimia Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan disertasi berjudul “Faktor anti-Triptik Kedelai”.

Gelar ini sekaligus juga menjadikannya sebagai doktor wanita pertama di Program Pasca-Sarjana IPB.

Di IPB Aisjah menjabat sebagai Ketua Jurusan Kimia FMIPA IPB, serta merintis terbentuknya Program Studi Biokimia Jurusan Kimia FMIPA IPB dan Program Studi Bioteknologi Program Pasca Sarjana IPB. Di dua program studi tersebut ia ditunjuk sebagai pemimpinnya.

1 Desember 1993, Prof Dr Aisjah Girindra diangkat sebagai Direktur LPPOM MUI menggantikan Dr Amin Azis setelah sebelumnya menjabat sebagai tenaga ahli di MUI.

Dalam memimpin LPPOM dan melakukan proses sertifikasi halal, ia banyak melibatkan tenaga ahli seperti dari bidang biokimia, dokter hewan, teknologi pangan, teknologi industri, dan ahli pertanian.

Sebagai Direktur LPPOM, Aisjah sering menjadi pembicara di acara seminar yang membahas sertifikasi halal di dalam maupun di luar negeri.

Pada tahun 1999 ia mendirikan Dewan Halal Dunia, sekaligus sebagai Presiden pertama lembaga tersebut.

Dewan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi yang lebih mendalam serta menghasilkan suatu standar baku dalam proses audit kehalalan sebuah produk.

Referensi: Halal MUI

(AF/R03/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)