Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim Hukum Global Sumud Flotilla Ditolak Bertemu Aktivis yang Diculik Israel

Rana Setiawan Editor : Widi Kusnadi - Kamis, 2 Oktober 2025 - 21:24 WIB

Kamis, 2 Oktober 2025 - 21:24 WIB

9 Views ㅤ

Aktivis GSF diculik pasukan Zionis (foto: TRT)

Tep Aviv, MINA – Organisasi hukum Adalah melaporkan perkembangan mengkhawatirkan terkait nasib peserta Global Sumud Flotilla yang ditahan penjajah Zionis Israel.  Menurut pernyataan resmi GSF diterima MINA, Kamis (2/10), pihak penjajah Zionis Israel telah memulai proses hukum terhadap para peserta tanpa kehadiran pengacara mereka.

Berdasarkan laporan Adalah, otoritas imigrasi Israel telah menyelenggarakan sidang untuk menentukan perintah deportasi dan penahanan terhadap para peserta di Pelabuhan Ashdod.

Proses hukum tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada pengacara para peserta, sekaligus menolak akses bantuan hukum bagi mereka yang ditahan.

Dalam pernyataannya, Adalah menegaskan bahwa tindakan itu merupakan “pelanggaran serius terhadap proses peradilan yang semestinya dan penolakan terhadap hak-hak fundamental para peserta.”

Baca Juga: Istri Tokoh Nasional Abdullah Hehamahua Meninggal Dunia

Adalah, yang memberikan dukungan hukum bagi para peserta Global Sumud Flotilla, menyatakan akan terus memperjuangkan akses kepada para peserta yang ditahan dan akan mengambil tindakan hukum yang diperlukan.

Insiden tersebut merupakan kelanjutan dari pembajakan, penculikan, dan penahanan ilegal yang dilakukan Angkatan Laut Israel terhadap puluhan kapal Global Sumud Flotilla pada Rabu 1 Oktober 2025 malam hingga Kamid pagi ini di perairan internasional.

Armada kemanusiaan tersebut bertujuan memberikan bantuan dan perhatian internasional terhadap situasi kemanusiaan di Gaza.

Perkembangan terbaru ini semakin menguatkan kekhawatiran komunitas internasional mengenai perlindungan hak-hak dasar para relawan kemanusiaan yang ditahan Israel.[]

Baca Juga: Bocah 6 tahun di Kayong Utara Meninggal Diduga Akibat ISPA, Warga Desak Pemerintah Segera Tangangi Karhutla

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: MUI Jateng Dukung Larangan Konser Andrea Bocelli di Borobudur, Kapolda: Izin Ada di Mabes Polri

Rekomendasi untuk Anda