Ustaz Wahyudi KS: Waspada Dua Kenikmatan Dunia yang Menipu

Cileungsi, MINA – Amir Majelis Dakwah Pusat (MDP) Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Ustaz Wahudi KS mengatakan bahwa ada dua kenikmatan yang banyak sekali manusia tertipu yaitu nikmat sehat dan waktu senggang.

“Nikmat ini yang seringkali dilalaikan oleh manusia adalah nikmat sehat dan waktu senggang, hal ini sejalan dengan sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam,” kata Ustaz Wahyudi KS dalam tausiyah Ramadhan di Masjid At-Takwa, Cileungsi, Bogor, Rabu (5/5).

Ia mengutip Surah Al-Mulk ayat 2, “Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.”

“Banyak sebagian besar manusia lebih cenderung memikirkan bagaimana ia bisa hidup daripada memikiran kematian dengan cara memperbanyak ibadah dan amal saleh dan seperti apa kematian yang menjemputnya jarang berpikir,” imbuhnya.

Selanjutnya kata ustaz Wahyudi KS, Rasululllah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam mengingatkan bahwa  “Sesungguhnya nikmat pertama yang diminta pertanggungjawabannya pada hari kiamat adalah nikmat kesehatan.” (HR Tarmizi).

“Banyak di antara manusia ketika sakit, ia mencari berobat hingga keluar negeri, bahkan berani bayar mahal yang penting bisa sehat, sebab manusia lebih cenderung ingin sembuh sakit jasmani ketimbang sakit rohaninya,” jelas ustaz Wahyudi KS.

Ia menuturkan, ketika seorang jasmaninya sakit, semakimal mungkin dia berobat karena ingin sehat, bahkan berani mahal, namun jika yang sakit rohaninya, ia  tidak menyadarinya, bahkan tidak memperdulikannya.

“Contoh kecil yang dirasakan ketika kita sakit rohani adalah malas membaca Al-Quran, malas beramal soleh, malas salat berjamaah dan  malas melakukan kebaikan. Itu menunjukan sakit rohani,” katanya.

Ustaz Wahyudi KS mengatakan, orang yang masuk neraka gak pernah kita dengar penyebab sakit jasmani, dan tidak ada hadis atau quran yang menunjukan bahwa seseorang masuk neraka karena sakit jasmani.

“Penyebab penyakit rohani masuk neraka yaitu sombong, dengki, iri hati, inilah penyakit yang kurang disadari kita, sebab kekayaan, popularitas, dan jabatan apapun yang menjadi keindaahn tidak ada artinya sama sekali tanpa ketakwaan,” tegasnya.

Ust Wahyudi KS adalah amir dakwah pusat Jamaah Muslimin (Hizbullah). Ia juda aktif memberi tausiyah dan khutbah di beberapa masjid di Jabodetabek, pengisi tetap di beberapa radio dan televisi lokal. (L/R4/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)