Wartawan Palestina Dengan Identitas Pers Ditembak Tentara Israel

Gaza, MINA – Kementerian Kesehatan Palestina Jumat (6/4), menyatakan seorang wartawan Palestina ditembak oleh pasukan Israel saat meliput demonstrasi yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.

Menurut saksi setempat, Yasser Murtaja, (30 tahun) ditembak di bagian perut oleh militer Israel di perbatasan Gaza timur Khan Younis, Jumat (6/4) denganl mengenakan jaket bertulsikan pers yang  jelas dan membawa kamera untuk pengambilan gambar.

Murtaja dilaporkan meinggal dunia sehari kemudian, Sabtu (7/4) karena luka parah yang dialaminya.

Sejak Jumat  pagi, ribuan warga Palestina berkumpul di perbatasan timur Jalur Gaza dengan Israel untuk mengambil bagian dalam aksi demonstrasi anti pendudukan yang sedang berlangsung di Gaza. demikian Anadolu Agency melaporkan dikutip MINA.

Murtaja yang bekerja sebagai pembuat film, mengambil bagian dalam produksi serangkaian film dokumenter yang disiarkan melalui media Arab dan asing tentang situasi di Jalur Gaza.

Menurut kementerian, meninggalnya Murtaja adalah makin meningkatnya jumlah warga Gaza yang tewas dalam sepekan terakhir oleh tembakan tentara Israel ke 31 hari.

Selama periode yang sama, sebanyak 2.500 warga Palestina dilaporkan terluka oleh peluru karet dan peluru tajam.

Aksi demonstrasi di perbatasan Gaza selama enam pekan akan memuncak pada 15 Mei. Hari itu akan ditandai menandai peringatan ke-70 pendirian negara Israel yang disebut oleh warga Palestina sebagai peristiwa “Nakba”.

Demonstran menuntut agar para pengungsi Palestina diberi “hak untuk kembali” ke tempat tinggal mereka di Palestina pada tahun 1948 mereka dipaksa untuk  memberi jalan bagi negara Israel berdiri di bumi Palestina.

Menjelang demonstrasi massal pekan lalu, Israel mengerahkan ribuan pasukan di perbatasan, mengancam akan menggunakan senjata apa siapa saja yang mengancam “infrastruktur keamanan” Israel.  (T/R03/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)