Woolworths Akan Jadi Supermarket Pertama Buat Merek Makanan Halal Sendiri

Canberra, MINA – Woolworths akan menjadi supermarket pertama yang membuat dan menjual makanan halal bermerek sendiri karena populasi Muslim yang terus bertambah di Australia.

Golongan produk halal ini akan dinamakan Al-Shadiq, yang berarti jujur ​​dalam bahasa Arab, dan akan mulai dijual pada Mei atau Juni mendatang.

Produk halal mereka akan dijual di 20 toko di komunitas dengan populasi Muslim yang tinggi seperti Bankstown, Sydney barat, tempat sepertiga orang adalah pengonsumsi halal.

Merek yang telah dibuat dan disertifikasi dengan konsultasi dari Dewan Islam Queensland, hanya akan menawarkan ayam halal sebelum kemudian berkembang.

Direktur pembelian Woolworths, Peter McNamara, mengatakan perusahaan itu bergerak karena meningkatnya keragaman pelanggan mereka.

“Kami telah mengidentifikasi selama periode waktu tertentu bahwa kesempatan untuk melayani dengan lebih baik apa yang merupakan pelanggan yang semakin beragam terutama di Sydney dan Melbourne, dan bagian lain Australia juga,” ujarnya kepada The Australian seperti dilansir Daily Mail Australia, Sabtu (19/1).

Dia mengatakan, perusahaan tersebut memilih untuk melakukan diversifikasi produk di toko-toko tempat terdapat banyak pelanggan internasional.

“Ketika menyangkut etnis atau internasional itu adalah tentang mengidentifikasi toko-toko tempat jelas ada konsentrasi pelanggan dari berbagai latar belakang dan kami dapat melayani mereka dengan lebih baik,” kata McNamara.

Dia mengatakan karena makanan halal sensitif secara agama, perusahaan menginginkan merek mereka sendiri untuk memastikan mereka melakukannya dengan benar.

“Ketika tim unggas segar kami mencari sumber produk, kami menemukan kesulitan untuk menemukan kualitas dan konsistensi dan sertifikasi kepercayaan untuk gaya produk itu (halal),” katanya.

Dia mengatakan Woolworths berencana untuk memperluas jangkauan makanan internasionalnya termasuk makanan India, Timur Tengah, halal, Afrika Selatan, dan kosher (istilah halal dalam agama Yahudi).

Menurut sensus Australia 2016, populasi Muslim meningkat 15 persen dari 2,2 persen pada 2012 menjadi 2,6 persen, atau 604.000 jiwa. (T/R11/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)