Zona Madina Berdayakan Umat Terpadu

Kawasan Zona Madina

Jakarta, 17 Rabiul Awal 1438/16 Desember 2016 (MINA) – Zona Madina Dompet Dhuafa merupakan kawasan pemberdayaan umat terpadu yang dibangun di atas tanah seluas 6 hektar lebih di wilayah Jampang, Bogor, Jawa Barat.

Hal ini disampaikan Direktur Zona Madina Dompet Dhuafa Herman Budianto di Kawasan Zona Madina pada Jumat (17/12).

“Rancangan pengembangan Zona Madina adalah melalui konsep kawasan tumbuh dan terpadu dengan landasan tata nilai Islam yang rahmatan lil alamin,” kata Herman.

Kawasan ini bertujuan sebesar-besarnya membangun pemberdayaan dalam arti luas yang meliput pembangunan sosial ekonomi budaya dan pengembangan nilai religi dengan keberadaan masjid sebagai pusat dari kawasan tersebut.

Herman mengatakan, kawasan telah memiliki bangunan rumah sakit bebas biaya bagi orang miskin, rumah sehat terpadu, kampung wisata Djampang, Kampung Ternak Nusantara, Kampung Silat Jampang, Kampung Inggris Jampang (Jampang English Village).

Zona Madina terletak di Bumi Pengembangan Insani yang di dalamnya juga ada Smart Ekselesia Indonesia, Sekolah Guru Indonesia, Makmal Pendidikan, perpustakaan dan sarana olahraga Zona Madina.

Dalam perkembangannya, kawasan Zona Madina memiliki tiga program yaitu ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Seiring perkembangan waktu dan jaman, kawasan Zona Madina diharapkan menjadi kawasan yang berkembang dan mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi.

Herman mengatakan, hal itu tidak terlepas dari peranan Dompet Dhuafa yang telah memberdayakan masyarakat jampang dan sekitarnya.

Dalam data yang diperoleh per 15 Desember 2016, jumlah total penerima manfaat Zona Madina sebanyak 684.218 baik orang maupun layanan.

Sementara dari sektor lain seperti program pendirikan berupa Beastudi Indonesia dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 12.920 orang per 2013-2015, lalu maksimal pendidikan dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 109.994 orang per 2004-2016, Smart Ekselensia dengan siswa-siswa berbakatnya mempunyai jumlah penerima manfaat hingga 2.966 orang per 2004-2016.

Sementara itu sekolah Guru Indonesia (SGI) mempunyai jumlah penerima menfaat sebanyak 125.676 orang per 2009-2016. Untuk Komunitas Filantropi Pendirikan (KFP) dan Alumni dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 16.349 orang per 2014-2016, sehingga sub total penerima manfaat dari sektor program pendidikan berjumlah 267.904 orang.

Hal berbeda pada sektor ekonomi yang dikekola oleh Zona Madina dengan total jumlah penerima manfaat sebanyka 149.178 orang dengan rincian dari program pertanian sehat Indonesia (PSI) untuk penerima menfaat berjumlah 28.852 orang per 1996-2004, untuk UMK dan nelayan dengan Karya Masyarakat Mandiri (KMM) mempunyai jumlah penerima manfaat 79.920 orang per 1996-2004, bidang peternakan dengan program Kampoeng Ternak Nusantara (KTN) mempunyai penerima manfaat berjumlah 26.490 orang per 1996-2004.

Sementara untuk program Zona Madina seperti Jampang English Village (JEV), silat dan ekonomi memiliki jumlah penerima manfaat sebanyak 12.916 orang per 2014-2015, sehingga sub total penerima manfaat dari sektor ekonomi berjumlah 148.178 orang. (L/P002/P001)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)