ASAM lambung diperlukan untuk mencerna makanan, namun jika produksinya berlebihan atau terjadi refluks ke kerongkongan (GERD), maka bisa menimbulkan gejala seperti nyeri ulu hati, mual, dan sensasi terbakar. Gaya hidup dan konsumsi makanan tertentu dapat memengaruhi produksi dan kestabilan asam lambung. Buah-buahan tertentu terbukti secara ilmiah dapat membantu menetralkan atau mengontrol asam lambung.
Pertama, Pisang. Pisang memiliki pH sekitar 5.6 yang tergolong rendah keasaman dan dapat membantu melapisi dinding lambung. Studi dalam Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry menyebutkan bahwa pisang mengandung senyawa protease inhibitor yang merangsang pertumbuhan lapisan mukosa pelindung lambung, mengurangi iritasi oleh asam lambung.
Kedua, Pepaya. Papaya mengandung enzim papain yang membantu proses pencernaan dan mencegah penumpukan makanan yang bisa memicu produksi asam. Sebuah penelitian dalam Journal of Medicinal Food menunjukkan bahwa konsumsi pepaya secara rutin dapat mengurangi gejala dispepsia dan refluks dengan meningkatkan efisiensi pencernaan protein.
Keempat, Semangka. Semangka memiliki kandungan air yang sangat tinggi dan efek alkalis yang dapat menetralkan kelebihan asam lambung. Studi dalam Nutrition Research and Practice menyebutkan bahwa makanan tinggi air dapat menurunkan keasaman lambung serta mengurangi risiko refluks karena membantu pencernaan dan pengosongan lambung.
Baca Juga: 10 Buah yang Redakan Asam Urat
Kelima, Apel. Apel, terutama yang manis, mengandung serat larut (pektin) yang membantu menetralisir asam lambung dan memperlancar proses pencernaan. Menurut penelitian dalam World Journal of Gastroenterology, apel memiliki efek menenangkan lambung serta mengurangi kejadian refluks bila dikonsumsi secara teratur.
Keenam, Melon.Melon memiliki pH sekitar 6.1 yang tergolong basa. Studi dari The American Journal of Gastroenterology menunjukkan bahwa konsumsi melon, terutama jenis cantaloupe dan honeydew, mampu mengurangi gejala GERD karena kandungan mineral seperti magnesium yang membantu menetralkan asam lambung secara alami.
Ketujuh, Kelapa Muda. Air kelapa muda memiliki efek penyejuk dan kaya akan elektrolit seperti kalium dan magnesium. Menurut studi dalam Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, konsumsi air kelapa secara teratur dapat membantu menetralisir kelebihan asam lambung dan mempercepat pemulihan mukosa lambung yang teriritasi.
Kedelapan, Kurma. Kurma mengandung senyawa alkali alami yang dapat menetralkan asam lambung. Dalam penelitian oleh International Journal of Food Sciences and Nutrition, konsumsi kurma terbukti mengurangi gangguan lambung, memperbaiki metabolisme, serta memperkuat lapisan lambung dari kerusakan akibat asam.
Baca Juga: Kasus HIV Meningkat di Timur Tengah dan Afrika Utara
Kesembilan, Alpukat. Alpukat kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang lembut di lambung. Studi dalam Journal of Clinical Gastroenterology menunjukkan bahwa alpukat tidak memicu refluks asam dan bahkan dapat membantu memperlancar pencernaan. Kandungan serat dan magnesium-nya juga mendukung pengendalian asam lambung.
Kesepuluh, Blueberry. Blueberry mengandung antioksidan tinggi dan memiliki sifat antiinflamasi. Menurut studi dalam Journal of Nutritional Biochemistry, blueberry membantu mengurangi stres oksidatif dan inflamasi di saluran cerna, yang sering dikaitkan dengan refluks dan kelebihan asam lambung.
Buah-buahan yang kaya serat larut dan air membantu melancarkan proses pencernaan, mempercepat pengosongan lambung, dan mencegah naiknya asam ke kerongkongan. Serat juga berperan dalam menetralkan keasaman lambung serta mengurangi tekanan pada sfingter esofagus bawah, yang merupakan penyebab utama GERD.
Antioksidan seperti vitamin C, E, dan flavonoid yang banyak terdapat dalam buah membantu melindungi mukosa lambung dari kerusakan akibat stres oksidatif dan inflamasi. Buah seperti blueberry, apel, dan pepaya memberikan perlindungan ini dan mempercepat regenerasi jaringan lambung yang rusak.
Baca Juga: Puasa Ramadhan Kesempatan Jaga Kesehatan Mulut dan Gigi
Buah-buahan yang memiliki sifat alkalis, kaya air, serat, dan antioksidan sangat dianjurkan untuk penderita gangguan asam lambung. Namun, pemilihan buah harus hati-hati karena buah asam seperti jeruk atau nanas bisa memicu gejala pada sebagian orang. Konsumsi buah-buahan dalam bentuk segar dan tidak berlebihan, serta disertai gaya hidup sehat, akan membantu mengendalikan asam lambung secara alami.[]
Mi’raj News Agency (MINA)