Tentang Kami

Minanews.net adalah website Kantor Berita MINA yang menampilkan informasi objektif, akurat dan berimbang dengan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai ajaran Islam serta konsisten mengingatkan umat islam akan tanggung jawab bersama memperjuangkan pembebasan Masjid Al Aqsa dan kedaulatan Palestina

Sejarah MINA

  • International Conference for the Freedom of Al Quds and Palestine dilaksanakan di Bandung 14-15 Sya’ban 1233 (4-5 Juli 2012), dihadiri perwailan dari 20 negara.
  • Konferensi tersebut mengamatkan Imaam Jama’ah Muslimin (Hizbullah) / Pemimpin Jaringan Pesantren Al Fatah, Muhyiddin Hamidy memimpin:
  1.  Pembebasan Masjid Al Aqsa dan kedaulatan Palestina sebagai negara yang merdeka.
  2.  Perjuangan ummat Muslim secara menyeluruh.
  • Langkah strategis awal yang diambil adalah mendirikan kantor berita sebagai media perjuangan, memberitakan amanat konferensi serta mendorong bersatunya ummas Islam.
  • Presidium Medical Emergency Rescue Committee (MER-C), Dr. Joserizal Jurnalis, Sp. OT. yang sedang melaporkan situasi wilayah yang terblokade tersebut.
  • Pimpinan Radio Silaturahim (RASIL), Ir. Faried Thalib dan Direksi yang sangat prihatin atas  kondisi Al Quds dan Palestina mendukung pendirian kantor berita Islam.
  • Sinergi dari ketiga tokoh tersebut di atas bersama sejumlah wartawan yang berpengalaman membentuk Mi’raj News Agency (MINA).
  • Peluncuran awal dilaksanakan pada 10 Dzulhijjah 1433 (26 Oktober 2012) di Masjid At Taqwa, Pesantren Al Fatah, Cileungsi, Bogor.
  • MINA secara resmi diluncurkan tanggal 5 Shafar 1434 (18 Desember 2012) oleh Ketua DPR RI Dr. Marzuki Alie, didampingi Pemimpin Umum MINA Muhyiddin Hamiy di Masjid Agung Al Azhar, Jakarta.

Visi MINA

Menjadi media massa terpercaya sebagai cerminan Islam rahmatan lil ‘alamin.

Misi MINA

  1. Membuat pemberitaan cepat, objektif dan akurat.
  2. Menyiarkan berita dan artikel untuk menegakkan citra islam yang rahmatan lil ‘alamin.
  3. Berperan atif dalam perjuangan Islam.
  4. Memperjuangkan pembebasan Masjid Al Aqsa serta kedaulatan Palestina sebagai negara yang merdeka.

Kegiatan MINA

MINA membuat berita dalam bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris yang dapat dijadikan sebagai sumber informasi serta rujukan berbagai lembaga nasional maupun internasional