10 Bus Disiapkan untuk Safari Wukuf Jamaah Haji Indonesia

Makkah, MINA – Kepala Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah dr Adi Ardjuna Sakti mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan 10 bus untuk safari wukuf jamaah haji Indonesia.

dr. Ardjuna menuturkan, 10 bus itu dibagi menjadi dua peruntukan. Empat bus untuk jamaah sakit yang posisinya dibaringkan dan enam bus disiapkan untuk jamaah safari wukuf dalam kondisi duduk.

”Untuk bus yang duduk, kurang lebih kita akan mengisi jumlah kursi kurang lebih 50 persen, estimasinya satu bus 25 jamaah. Jadi 625 sekitar 125 jamaah haji,” katanya seperti dikutip dari laman Kemenkes RI, Kamis (30/6).

Sedangkan jamaah yang baring ada empat bus dan dalam satu bus kurang lebih diisi enam sampai delapan jamaah. Tentunya setiap bus, KKHI Makkah akan menugaskan tim yang terdiri dari dokter, perawat dan tenaga pendukung kesehatan (TPK).

”Kemudian setiap bus akan diisi pembimbing ibadah. Jadi jamaah yang akan disafari wukufkan tidak akan terlepas dari pelayanan kesehatan dan ibadah yang merupakan kolaborasi antara Kemenag dan Kemenkes,” katanya.

dr. Ardjuna mengatakan, sampai saat ini sudah ada 61 jamaah haji peserta calon safari wukuf. Tim kesehatan KKHI Makkah menjadi yang menentukan jamaah haji calon safari wukuf.

Ardjuna mengatakan, data jamaah yang disafari wukuf ini, sifatnya masih sementara dan bisa berubah. Tergantung dari hasil penilaian tim dokter safari wukuf.

dr. Ardjuna memastikan, tim kesehatan KKHI Makkah masih terus mengevaluasi jamaah haji yang sudah masuk data safari wukuf. Finalnya siapa saja jamaah haji yang akan disafari wukufkan akan ditentukan pada tanggal 8 Dzulhijah atau tanggal 7 Juli.

”Kita akan mengevaluasi kesehatan jamaah sampai H-1. Di H-1 nanti inilah diperkirakan semua jamaah yang akan disafari wukufkan kita akan dapatkan datanya,” katanya. (R/R5/RS2)

Mi’raj News Agency (MINA)