Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

10 Kunci Meraih Sukses Menurut Petunjuk Al-Quran

Zaenal Muttaqin Editor : Bahron Ansori - Senin, 1 Juli 2024 - 17:13 WIB

Senin, 1 Juli 2024 - 17:13 WIB

108 Views

Ilustrasi (Foto: Pixabay @geralt)

Oleh Zaenal Muttaqin, wartawan Kantor Berita MINA

Semua orang ingin sukses dalam hidupnya karena kesuksesan sering kali dikaitkan dengan pencapaian tujuan pribadi, profesional, dan sosial. Kesuksesan biasanya juga memberikan rasa kebanggaan, dan kebahagiaan.

Sering kali pula kesuksesan berarti mencapai tujuan yang telah ditetapkan, baik itu dalam karier, pendidikan, atau kehidupan pribadi.

Kesuksesan dalam karier atau bisnis biasanya dihubungkan pula dengan kemandirian finansial, yang memberikan kebebasan untuk hidup sesuai keinginan tanpa kekhawatiran ekonomi.

Baca Juga: Perlindungan Anak dalam Perspektif Agama Islam

Sukses biasanya membawa pengakuan dan penghargaan dari orang lain, baik dalam bentuk penghargaan formal maupun apresiasi dari keluarga dan teman.

Tetapi ketahuilah, menurut Al-Qur’an, sukses bukan hanya diukur dari keberhasilan material atau keduniawian, melainkan juga dari keberhasilan spiritual dan moral.

Al-Qur’an juga memberikan petunjuk untuk dapat mencapai kesuksesan. Hal ini banyak ditunjukkan dalam banyak ayat.

Berikut ini beberapa petunjuk dari Al-Quran yang merupakan kunci untuk meraih kesuksesan:

Baca Juga: Islam Mengatur Peperangan, Membangun Perdamaian

1. Memulai dengan Ilmu

Kunci menjadi orang sukses yang pertama menurut Al Qur’an yaitu dengan memiliki ilmu.

Dengan memiliki ilmu, seseorang akan menjadi orang sukses yang mampu memanfaatkannya untuk kebaikan dan hal yang bermanfaat.

Jika ingin sukses, maka yang harus lakukan pertama kali yaitu dengan menuntut atau membekali diri dengan ilmu pengetahuan.

Baca Juga: Pengaruh Amal Saleh

Sebagaimana dalam QS. Al-Alaq ayat 5 yang berbunyi:

عَلَّمَ الۡاِنۡسَانَ مَا لَمۡ يَعۡلَمۡؕ

Artinya: “Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.”

Pada ayat tersebut menjelaskan, manusia itu pada dasarnya tidak mengetahui apa-apa. Akan tetapi, Allah mengajarkan kepada manusia atas apa yang tidak diketahui melalui malaikat Jibril.

Baca Juga: Itrek, Organisasi yang Membiayai Perjalanan Oknum Nahdliyin ke Israel

Lalu, malaikat Jibril menyampaikan kepada Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam hingga ilmu itu sampai kepada umat manusia.

Tentu saja keutamaan berilmu dalam Islam ini akan menuntun pada kesuksesan.

2. Niatkan karena Allah

Dalam melakukan sesuatu sudah sepatutnya diniatkan kepada Allah, termasuk apabila menginginkan sebuah kesuksesan.

Baca Juga: Perhatian Terhadap Yatim Piatu di Lingkup Nasional dan Internasional

Asalkan punya niat yang lurus hanya kepada Allah, dengan melakukan segala amal perbuatan yang baik. Insya Allah, Allah akan membalas semua amalan dengan mengabulkan permintaan.

Sebagaimana firman Allah dalam QS. An-Nahl ayat 97 yang berbunyi:

مَنْ عَمِلَ صَٰلِحًا مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُۥ حَيَوٰةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ

Artinya: “Barangsiapa mengerjakan amal saleh dalam keadaan beriman, maka Kami akan berikan kepadanya kehidupan yang baik dan pahala jauh lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.”

Baca Juga: Memahami Makna Hidup Berjama’ah

Mari kita niatkan kesuksesan untuk mendapat ridho Allah di dunia dan di akhirat.

Jangan pernah mengejar sukses semata karena ingin dipuji atau karena hal duniawi.

3. Berubah dari Diri Sendiri

Agar dapat mencapai kesuksesan, maka harus mengawalinya dengan mengubah diri sendiri terlebih dahulu. Ubahlah setiap hal-hal kebiasaan buruk menjadi kebiasaan yang baik.

Baca Juga: Larangan Memberikan Loyalitas dan Pertemanan dengan Yahudi

Sebagai contoh, apabila kita selalu mengeluh atau merasa pesimis, maka ubahlah kebiasaan itu menjadi optimis dan selalu semangat dalam mencapai kesuksesan.

Sebagaimana dalam QS. Ar-Ra’du ayat 11 yang berbunyi:

إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا۟ مَا بِأَنفُسِهِمْ

Artinya: “Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai kaum itu sendiri yang mengubah keadaan yang ada pada dirinya.”

Baca Juga: Perang Digital Membela Palestina

4. Berdoa

Usaha tidak akan lengkap apabila tidak disertai dengan doa. Doa merupakan sebuah wujud bahwa kita melibatkan Allah dalam setiap harapan.

Doa juga termasuk bentuk komunikasi kita kepada Rabb. Sebagaimana dalam QS. Al-Baqarah ayat 186 yang berbunyi:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا۟ لِى وَلْيُؤْمِنُوا۟ بِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Baca Juga: Diplomasi Publik Israel

Artinya: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”

Dengan menjalankan doa yang sungguh-sungguh, maka akan menjadi salah satu jalan untuk meraih kesuksesan. Insya Allah.

5. Bersyukur

Cara menjadi orang sukses menurut Al Qur’an selanjutnya yaitu dengan menjadi orang yang bersyukur.

Baca Juga: Sinyal-Sinyal Kehancuran Zionis Israel Semakin Nyata

Dengan bersyukur, kita akan merasakan lebih bersemangat dalam menjalani langkah langkah menuju kesuksesan serta terhindar dari keputusasaan.

Yakinlah bahwa dengan semakin banyak kita bersyukur, maka semakin banyak nikmat yang Allah limpahkan kepada kita.

Sebagaimana dalam QS. Ibrahim ayat 7 yang berbunyi:

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ

Artinya: “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

Keutamaan bersyukur akan mendapat jalan yang Allah ridho, terutama dalam usahanya menggapai kesuksesan.

6. Bertakwa

Takwa artinya menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Kita dapat meraih gelar takwa apabila menjalani hal tersebut. Untuk menjadi orang yang bertaqwa memang sulit, akan tetapi hanya orang-orang yang Allah kehendaki yang dapat menjadi Takwa.

Sebagaimana dalam bagian QS. Ath-Thalaaq ayat 2 yang berbunyi:

وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا

Artinya: “Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan rezeki dari arah yang tidak disangka sangka.”

Takwa juga berperan penting dalam kesuksesan seseorang. Orang yang bertaqwa akan mendapat kasih sayang dari Allah sehingga segala kesulitan yang dialaminya dan akan mendapat pertolongan dari jalan yang tidak disangka-sangka.

7. Sedekah

Dengan rajin bersedekah, maka Allah akan mengganti semuanya dengan hal yang lebih besar.

Sebagaimana dalam QS. Al-Baqarah ayat 261 yang berbunyi:

مَّثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَٰلَهُمْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِى كُلِّ سُنۢبُلَةٍ مِّا۟ئَةُ حَبَّةٍ ۗ وَٱللَّهُ يُضَٰعِفُ لِمَن يَشَآءُ ۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ

Artinya: “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”

Sedekah tidak akan mengubah seseorang menjadi miskin. Sedekah akan membuat jalan rejeki menjadi lebih lapang sehingga segala usaha mendapat kemudahan dari Allah.

8. Jangan Menuruti Hawa Nafsu

Sukses itu memang impian setiap orang, tetapi jangan hanya mengejar sukses dalam hal duniawi, jangan mencintai harta atau hal duniawi berlebihan.

Sebab segala yang kita miliki hanyalah titipan yang sewaktu waktu Allah dapat mengambilnya kembali.

Sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Fajr ayat 20 yang berbunyi:

وَتُحِبُّونَ ٱلْمَالَ حُبًّا جَمًّا

Artinya: “Dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan.”

9. Hindari yang Haram

Sebagai umat muslim, harus mengetahui mana hal yang haram atau yang halal. Termasuk dalam meraih kesuksesan, hendaklah kita menghindari hal yang haram.

Seperti menyogok, memasulkan sesuatu dan kecurangan lainnya.

Perlu kita ketahui bahwa keberkahan berpengaruh dari halal dan haram cara yang kita lakukan.

Sebagaimana firman Allah dalam Q.S Al-Maidah ayat 42 yang berbunyi:

سَمَّٰعُونَ لِلْكَذِبِ أَكَّٰلُونَ لِلسُّحْتِ ۚ فَإِن جَآءُوكَ فَٱحْكُم بَيْنَهُمْ أَوْ أَعْرِضْ عَنْهُمْ

Artinya: “Mereka itu adalah orang-orang yang suka mendengar berita bohong, banyak memakan yang haram.”

10. Amanah

Lakukan segala usaha dengan cara yang jujur. Jangan tergoda dengan jalan yang salah.

Sebagai contoh, membeli jabatan agar cepat sukses, menyogok dan lainnya yang menghalalkan segala cara.

Miliki atau raih segala sesuatu dengan jalan yang benar dan jadilah orang yang amanah.

Sebagaimana firman Allah dalam QS. At-Taghabun ayat 15 yang berbunyi:

إِنَّمَآ أَمْوَٰلُكُمْ وَأَوْلَٰدُكُمْ فِتْنَةٌ ۚ وَٱللَّهُ عِندَهُۥٓ أَجْرٌ عَظِيمٌ

Artinya: “Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar.”

Itulah 10 tips atau kiat untuk meraih kesuksesan dalam hidup sesuai dengan petunjuk Al-Quran.

Harapan penulis, artikel singkat ini dapat membantu atau bahkan mendorong serta menyemangati meraih sukses secara baik dan benar. Allahu a’lam. []

Mi’raj News Agency (MINA) 

Rekomendasi untuk Anda

Khadijah
Kolom
MINA Preneur
MINA Preneur