Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

32 Tahun Tragedi Masjid Ibrahimi, Hamas Desak Pemimpin Israel Diadili

sri astuti - Kamis, 26 Februari 2026 - 11:13 WIB

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:13 WIB

19 Views

Jamaah terpaksa shalat di luar Masjid Ibrahimi jika ada penutupan dari pihak keamanan Zionis. (Khabar Press)

Gaza, MINA – Gerakan Hamas pada Rabu (25/2) memperingati pembantaian Masjid Ibrahimi ke-32 dengan menyerukan agar para pemimpin Israel dituntut atas kejahatan terhadap warga Palestina dan tempat-tempat suci mereka.

Dalam sebuah pernyataan, Gerakan tersebut mengatakan serangan pada 25 Februari 1994, ketika pemukim Israel Baruch Goldstein melepaskan tembakan ke arah jamaah shalat subuh di Masjid Ibrahimi di al-Khalil, menewaskan 29 warga Palestina dan melukai puluhan lainnya, tetap menjadi simbol kekerasan Israel terhadap warga sipil.

Hamas mengatakan kejahatan Israel “tidak akan hilang seiring waktu” dan menuduh pemerintah Israel terus melakukan pelanggaran sistematis di Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem, termasuk di Masjid Al-Aqsa dan Masjid Ibrahimi. Palinfo melaporkan.

Gerakan tersebut juga menyerukan kepada badan-badan internasional, termasuk UNESCO, untuk mengambil tanggung jawab hukum dan moral dengan mengutuk pelanggaran yang sedang berlangsung dan menekan Israel agar menghentikan tindakan yang memengaruhi Masjid Ibrahimi dan Kota Tua al-Khalil.[]

Baca Juga: Israel Klaim Pembunuhan Khamenei Sesuai Hukum Internasional

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Smotrich Ancam akan Hancurkan Beirut Seperti Khan Younis di Gaza

Rekomendasi untuk Anda