Empat Jamaah Haji Aceh Dirawat di Rumah Sakit Saudi

Banda Aceh, MINA – Sebanyak empat Jamaah Calon Haji (JCH) asal Aceh yang telah tiba di Makkah saat ini dirawat di rumah sakit Arab Saudi (RSAS).

“Kita mendapatkan laporan dari petugas kloter JCH Aceh, ada 4 jamaah dirawat di RS Arab Saudi, kita doakan semoga cepat sembuh dan dapat melaksanakan aktivitas selama disana,” ujar Wakil Ketua PPIH Arab Saudi, Saifuddin, Senin (29/7).

Saifuddin mengatakan, keempat jamaah tersebut adalah Nurhayati binti Abdurrahman, (BTJ 01) asal Pidie Jaya. Dirujuk ke RS. King Abdullah Makkah. Dan sudah dipulangkan ke KKHI Makkah. Tarmidi bin Mahmud, (BT J01) asal Pidie Jaya Dirujuk ke KKHI Makkah.

Kemudian Drs Radja Radan bin TR (BTJ 02) asal Banda Aceh di RS King Abdullah Jedah dan Mardhiah bin Ibrahim Ahmad  (BTJ 02) di RS King Faisal (Syisyah) Makkah.

Selain itu, ia juga mengatakan secara umum kondisi jamaah calon haji Aceh dalam keadaan sehat. Namun sedikit ada gangguan, fisik banyak yang mulai lemas akibat kelelahan dan cuaca panas di Makkah.

Bahkan pihaknya mendapatkan laporan selama dua hari ini wilayah Syisyah kota Makkah dilanda badai debu, yang mengakibatkan berkurangnya jarak pandang dan beresiko terhadap kondisi kesehatan jamaah. Kemudian Masjidil Haram semakin sesak dipenuhi jamaah dari berbagai dunia.

“Dalam beberapa hari ini, Makkah dilanda badai pasir, tapi mulai hari ini sudah berkurang, kalau suasana di Masjidil Haram semakin padat,” ujar Dokter Kloter 1 JCH Aceh, dr Aditya.

Untuk itu Kemenag Aceh mengimbau kepada jamaah calon haji Aceh yang sudah tiba di Makkah agar mengoptimalkan penggunaan Alat Pelindung Diri seperti masker, kacamata, payung, semprotan dan juga preventif terhadap dampak badai pasir dan suhu panas.

“Mengingat suhu di Arab Saudi saat ini rata-rata mencapai 40-43 derajat Celcius, kami mengimbau jamaah agar selalu membawa/menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti payung/topi, sandal, masker, kacamata hitam, dan semprotan wajah agar tidak terpapar langsung dengan sinar matahari,” ucap Saifuddin.

Ia juga menginformasikan saat ini jamaah calon haji Aceh melaksanakan beberapa kegiatan, seperti perjalanan ke Ji’ranah untuk ziarah sekaligus mengambil miqat bagi jamaah yang ingin melakukan Umrah Sunnah. Kemudian juga ada yang fokus ibadah di masjidil haram, bagi JCH kloter 4 melaksanakan umrah wajib.

Sementara bagi jamaah yang berisiko, petugas kloter sudah mengarahkan untuk mengurangi aktifitas di luar hotel, untuk memulihkan kondisi, mengingat waktu pelaksanaan wukuf yang sudah mulai dekat. (L/AP/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)