5.100 TAHANAN PALESTINA PERPANJANG AKSI MOGOK MAKAN

Bethlehem, 8 Rajab 1435/ 7 Mei 2014 (MINA) – Sebagian besar tahanan Palestina di penjara Israel memperpanjang aksi mogok makan hingga Kamis (8/5), sebagai bentuk solidaritas dengan para tahanan ‘administratif’ yang melakukan pemogokan hampir dua minggu, kata seorang pejabat.

“Sekitar 5.100 warga Palestina di penjara Israel akan melakukan aksi mogok makan hingga Kamis, “ kata Wakil kementerian tahanan Ziad Abu Ein, seperti yang diberitakan Ma’an News Agency dan dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Selain itu, sekitar 50 tawanan yang dihukum juga ikut melakukan aksi yang sama dengan para tahanan administratif yang ditahan tanpa tuduhan atau pengadilan.

Lebih dari 100 warga Palestina di penjara Israel melancarkan massa untuk melakukan aksi mogok makan pada 24 April lalu sebagai protes terhadap penahanan mereka tanpa diadili.

Tahanan administratif sering menggelar aksi tersebut selama berbulan-bulan tanpa memiliki akses yang mengarah ke penahanan mereka. Meskipun hukum Internasional menetapkan taktik tersebut hanya bisa digunakan dalam keadaan luar biasa.

Pada 1 April lalu, ada 186 warga Palestina ditahan di penahanan administratif di penjara Israel, termasuk sembilan anggota Dewan Legislatif Palestina, menurut kelompok hak-hak para tahanan Addameer.

Lebih dari 800 ribu warga Palestina, termasuk anak-anak, telah diculik dan dipenjarakan oleh Israel sejak tahun 1967, Saat ini sekitar 5224 ditahan di penjara Israel, menurut PLO.

Penangkapan-penangkapan yang dilakukan oleh pihak Zionis Israel tidak terbatas kelompok atau golongan masyarakat tertentu, akan tetapi mereka menargetkan seluruh kalangan masyarakat Palestina tanpa terkecuali, baik itu dari kalangan anak-anak, pemuda, manula, perempuan, para penderita penyakit, orang cacat, pekerja, akademisi, pejabat, anggota parlemen, para menteri, tokoh politik, mahasiswa, cendikiawan, seniman, dan lain-lain.

Saat ini setidaknya 5.000 warga Palestina masih berada di balik jeruji besi, ditahan di penjara dan pusat-pusat penahanan Israel. Kebanyakan dari mereka berasal dari Tepi Barat yang diduduki . Sekitar 576 dari warga Palestina yang ditahan telah dihukum setidaknya dengan sekali seumur hidup bahkan lebih.

Dari seluruh tahanan Palestina yang masih ditahan terdapat 19 tahanan wanita, 200 tahanan anak di bawah umur di mana ratusan lainnya ditangkap sejak masih kecil dan dipaksa menghabiskan masa anak-anaknya di dalam jeruji penjara hingga saat ini.(T/Fauziah/P08/P015/EO2)

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

 

 

 

Comments: 0