66 PERSEN WARGA INGGRIS SEBUT ISRAEL LAKUKAN KEJAHATAN PERANG

Korban warga Gaza (foto: an-nahar)
Korban warga Gaza (foto: an-nahar)

London, 4 Syawal 1435/31 Juli 2014 (MINA) –Sebuah jejak pendapat di Inggris mengungkapkan dua pertiga penduduk negara itu (66 persen) percaya bahwa Zionis Israel melakukan kejahatan perang.

Jejak pendapat yang dilakukan oleh YouGov pada 27-28 Juli lalu, beberapa hari setelah jejak pendapat The Sunday Times yang melakukan survei secara terpisah. Sebagaimana yang diberitakan Democratic Voice of Burma (DVB) dan dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA) Kamis.

Namun, survei The Sunday Times menunjukkan,  52 persen dari warga Inggris menilai pemboman Israel terhadap Jalur Gaza “tidak bisa dibenarkan”.

Data Polling dari AS juga menunjukkan warga negara sekutu terdekat Israel itu memiliki citra buruk terhadap Israel. Sebuah jajak pendapat yang baru Pew Research Center menunjukkan masyarakat Amerika berusia antara 18 sampai 29 tahun, menyuarakan sebanyak 29% menyalahkan Israel untuk kekerasan saat ini, sementara 21% menyalahkan Hamas.

Sementara itu, jajak pendapat Gallup pekan lalu menunjukkan bahwa mayoritas warga kulit putih Amerika di bawah-50 tahun melihat serangan Israel atas warga Gaza “tidak bisa dibenarkan”.

Sementara itu, survei dari lembaga Kristen Inggris mengungkapkan bahwa 35,4 persen warganya bersimpati lebih dengan Palestina, sementara 16,9 persen bersimpati kepada Israel. Penelitian ini dilakukan sebelum serangan Israel di Gaza.

Ketua lembaga Kristen Inggris, Jeremy Moodey mengatakan kemungkinan akan hanya meningkatkan dukungan bagi rakyat Palestina di gereja-gereja Inggris.(T/P08/P04)

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0