ABBAS HADIRI UPACARA BENDERA PALESTINA DI MARKAS PBB RABU DEPAN

Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyampaikan pidato dalam Sidang Umum PBB ke-69 tahun lalu.(Foto: MaanNews)
Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyampaikan pidato dalam Sidang Umum PBB ke-69 tahun lalu.(Foto: MaanNews)

New York, 14 Dzulhijjah 1436/28 September (MINA) – Presiden Palestina Mahmoud Abbas dijadwalkan bertemu dengan sejumlah pejabat dan pemimpin dunia pada Sidang Umum PBB ke-70 di New York pekan ini.

Presiden Abbas tiba di New York pada Sabtu (26/9) juga dijadwalkan menghadiri upacara pengibaran bendera Palestina di markas PBB dan menyampaikan pidatonya dihadapan peserta Sidang Umum PBB ke-70, Rabu (30/9) mendatang.

Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad al-Maliki mengatakan, Abbas dijadwalkan bertemu dengan para pemimpin dunia terutama dengan Presiden Mesir, Abdel Fattah el-Sisi, di mana mereka akan membahas perkembangan terbaru di wilayah tersebut, khususnya serangan Israel terbaru di Kota Al-Quds.

Baca Juga:  39.000 Siswa di Gaza Tak Bisa Ikut Ujian Akhir Sekolah

“Abbas akan bertemu dengan Presiden Mesir Abdul Fattah al-Sisi untuk membahas hubungan bilateral antara Mesir dan Palestina dan antara lain kemungkinan pembicaraan damai baru dengan Israel,” kata al-Maliki sebagaimana Kantor Berita Palestina WAFAmelaporkan sebagaimana dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Abbas juga akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry, di mana mereka akan membahas perkembangan terbaru di kawasan dan dunia, termasuk proses politik dengan Israel.

Abbas akan bertemu dengan sejumlah menteri luar negeri dari negara-negara Arab untuk membantu mempersiapkan agenda untuk pertemuan mendatang antara pemimpin Arab dan Kuartet Timur Tengah, sebuah badan internasional yang terlibat dalam menengahi proses perdamaian ddalam Konflik Israel- Palestina.

Baca Juga:  Laporan Militer: 6 Tentara Israel Terluka Dalam 24 Jam Terakhir

Selain itu, ia dijadwalkan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Norwegia, perdana menteri Polandia dan Emir Qatar.

Al-Maliki juga mengatakan Abbas dijadwalkan untuk menghadiri upacara pengibaran bendera Palestina dan menyampaikan pidato di hadapan Sidang Umum, Rabu (30/9), di mana ia diharapkan untuk mendesak masyarakat internasional “berkomitmen memikul tanggung jawab” dalam permaslahan Palestina.

Pidato tersebut, tambahnya, akan mencerminkan realitas kehidupan sehari-hari rakyat Palestina dalam terang mengutuk pelanggaran Israel mengenai kompleks Masjid Al-Aqsha, kurangnya komitmen terhadap Perjanjian Oslo dan “menggagalkan semua upaya” untuk mencapai perdamaian.

Pada 10 September lalu, mayoritas anggota PBB akhirnya memilih suara mendukung untuk mengibarkan bendera Palestina di kantor pusatnya di Kota New York pada langkah simbolis menyoroti aspirasi Rakyat Palestina untuk memperoleh kemerdekaannya, kata Al-Jazeera.

Baca Juga:  Saudi Tegaskan Tak Akan Normalisasi Tanpa Negara Palestina

Sebuah resolusi diadopsi pada Kamis (10/9) malam dengan 119 suara mendukung, delapan suara menolak – termasuk Israel dan Amerika Serikat – dan 45 abstain.

Sidang Umum mengeluarkan resolusi yang memungkinkan bendera Palestina dan Tahta Suci, hanya dua negara untuk memiliki status “Negara Peninjau Non-Anggota”, yang akan mengangkat status bersama dengan negara-negara anggota penuh.(T/R05/R02)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Wartawan: Rana Setiawan

Editor: Bahron Ansori

Comments: 0