Abbas Sambut Baik Resolusi Dukung Palestina Jadi Anggota PBB

Presiden Palestina Mahmoud Abbas. (Daily Sabah)

Ramallah, MINA – Presiden Mahmoud Abbas menyambut baik keputusan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Jumat (10/5), yang menyatakan resolusi mendukung Palestina untuk menjadi anggota penuh PBB.

Abbas memuji negara-negara anggota PBB yang telah memberikan suara mendukung resolusi yang konsisten dengan konsensus internasional tersebut. WAFA melaporkan.

Dia menegaskan, banyaknya suara yang mendukung resolusi tersebut menjadi bukti bahwa dunia bersatu mendukung nilai-nilai keadilan, kebebasan dan perdamaian.

“Dukungan ini sekaligus bukti negara-negara di dunia mengisolasi pendudukan Israel beserta kejahatan berat dan pelanggarannya terhadap resolusi PBB,” ujarnya.

Abbas bertekad untuk meneruskan upaya negaranya untuk memperoleh keanggotaan penuh di PBB melalui resolusi Dewan Keamanan PBB, dan mengundang kembali negara-negara yang belum mengakuinya untuk melakukan hal tersebut.

Baca Juga:  Ketua Muhammadiyah: Transaksi Judi Online Tahun 2024 Capai Rp.100 Triliun

Dia meminta pemerintah AS untuk tidak memihak pada pendudukan Israel dan kolonialisme pemukim, serta menghormati keinginan negara-negara yang mendukung resolusi tersebut dan menahan diri untuk tidak memberikan hak vetonya.

Ia menilai resolusi Majelis Umum PBB melindungi solusi dua negara dan mewujudkan hak sah rakyat Palestina untuk mendirikan negara merdeka di wilayah nasionalnya, dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya.

Majelis Umum PBB yang beranggotakan 193 negara mengadopsi resolusi keanggotaan penuh Palestina di PBB, pada hari Jumat (10/5).

Resolusi tersebut mendukung upaya Palestina untuk menjadi anggota penuh PBB dan merekomendasikannya ke Dewan Keamanan PBB untuk “mempertimbangkan kembali masalah ini dengan baik”.

Pemungutan suara yang dilakukan oleh Majelis Umum PBB pada hari Jumat (10/5) itu, menghasilkan 143 suara mendukung, 9 suara menentang dan 25 abstain. []

Baca Juga:  PBB: Serangan Bom Israel di Gaza Ciptakan 39 Juta Ton Puing

Mi’raj News Agency (MINA)