Abbas: Sikap Kepemimpinan Tentukan Tindakan PBB untuk Palestina

Ramallah, MINA – Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan pada Sabtu (15/9), sikap kepemimpinan akan menetukan tindakan atau kebijakan PBB mengenai penderitaan yang dialami oleh rakyat Palestina hingga saat ini, terutama setelah tindakan tidak bijak Amerika Serikat (AS) dan Israel baru-baru ini.

“Dewan Pusat Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) akan menggelar sidang menyusul tindakan Palestina di PBB untuk memutuskan semua hal,” kata Presiden Abbas saat berbicara di pertemuan Komite Eksekutif PLO di markas kepresidenan, Ramallah, demikian Wafa melaporkan dikutip MINA, Ahad.

“Ada dua masalah penting, masalah berpindahnya populasi Khan Al-Ahmar, yang berisiko peningkatan pembangunan permukiman Israel yang sangat berbahaya,” kata Abbas dalam pertemuan itu.

Dia melanjutkan, “Ada juga masalah Masjid Al-Aqsha, di mana Israel dapat memutuskan untuk mengubahnya dan banyak bukti bahwa tentang hal itu agar memungkinkan orang Yahudi beribadah di Masjid Al-Aqsha. Ini berarti bahwa mereka Israel berusaha untuk kembali menciptakan masalah di Masjid Ibrahimi.”

“Kami akan mengadukan semua masalah ini ke PBB, seperti yang sudah kami lakukan di PLO pusat, tetapi yang paling penting dari masalah ini adalah kita akan bawa ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC),” tambahnya.

“Adapun Khan al-Ahmar, kami telah membawa kasus ini ke ICC dan juga akan menyerahkannya ke Mahkamah Internasional. Sedangkan Masjid Al-Aqsa, kami berkonsultasi dengan saudara-saudara kami di Yordania untuk bersatu sebelum pergi ke ICC dan Mahkamah Internasional.” (T/Sj/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)