ABU MARZOUK: HAMAS DUKUNG PEMILU DAN PEMERINTAH PERSATUAN BARU

Anggota Senior Hamas, Mousa Abu Marzouk. (Foto: MEMO)
Anggota Senior Hamas, Mousa Abu Marzouk. (Foto: MEMO)

Doha, 28 Rabi’ul Awwal 1437/8 Januari 2016 (MINA) – Anggota biro politik Hamas, Mousa Abu Marzouk, mengatakan, Jumat (8/1) pagi, Hamas siap mengikuti pemilihan umum baru dan  menerima pembentukan pemerintah persatuan nasional, berdasarkan kesepakatan rekonsiliasi yang dicapai di Kairo.

Dalam akun resmi Facebook-nya, Abu Marzouk menekankan komitmen Hamas secara menyeluruh pada perjanjian yang ditandatangani di Kairo, termasuk pelaksanaan semua hal pada nota kesepakatan rekonsiliasi Palestina.

“Hamas sepenuhnya siap hari ini, sebelum besok, untuk berpartisipasi dalam pemilihan,” katanya, demikian laporan Palestinian Information Center (PIC) yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Sebelumnya, Rabu (6/1), Presiden Palestina Mahmoud Abbas menuduh Hamas menolak untuk mengakhiri perpecahan internal.

Dia mengatakan bahwa menurut sumber terpercaya dekat dengan Hamas, “gerakan Islam tidak ingin bergabung dengan pemilihan presiden dan parlemen.”

Abu Marzouk, menegaskan, bagaimanapun jua Hamas mendukung pembentukan pemerintah persatuan nasional baik dalam pertemuan untuk faksi-faksi Palestina, yang menandatangani perjanjian Kairo, atau dalam pertemuan untuk kepemimpinan sementara Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).

“Semuanya sekarang ada di tangan Abbas yang saat ini memimpin Otoritas Palestina,” tambah Abu Marzouk.

Di sisi lain, pemimpin Hamas itu menunjukkan bahwa pemerintah Mesir tidak lagi membahas inisiatif faksi-faksi Palestina atas perbatasan Rafah.

“Saya sudah menghubungi para pemimpin faksi-faksi Palestina yang semuanya menegaskan kepada saya bahwa Mesir memiliki posisi positif terhadap inisiatif Rafah itu.”

Namun, Abu Marzouk melanjutkan, dia menemukan setelah menghubungi sejumlah pejabat Mesir bahwa tidak ada pihak Palestina yang telah membahas inisiatif dengan pihak Mesir.

“Rafah digunakan sebagai kartu politik terhadap Gerakan Hamas dalam terang kebutuhan akut rakyat untuk perjalanan,” tegasnya.

“Hamas tidak dan tidak akan pernah melawan kepentingan dan kebutuhan rakyat kami,” imbuh Abu Marzouk.(T/R05/P2)

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)