ACT bersama MUI, TNI, Polri, Bergerak Atasi Pandemi Covid-19

Jakarta, MINA – Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Gerakan Nasional Majelis Ulama indonesia (Garnas-MUI), TNI dan Polri terus melakukan pencegahan dan penanganan dampak pandemi Covid-19 di masyarakat.

“Pandemi Covid-19 adalah permasalahan bangsa yang harus diselesaikan bersama-sama. Semua elemen bangsa harus bersatu,” kata Ibnu Khajar Presiden ACT demikian keterangan pers di Jakarta, Ahad (1/8).

Ia mengatakan, persatuan sangatlah penting, sebagaimana yang dicontohkan para pahlawan bangsa terdahulu dalam melawan penjajah negeri.

“Kami terus melakukan upaya masif di masyarakat. Baik berupa pencegahan maupun penanganannya,” imbuhnya.

Ibnu mengatakan, pandemi Covid-19 adalah bencana non alam yang menimbulkan dampak luar biasa di masyarakat, tak hanya kesehatan tapi juga ekonomi.

“PHK, usaha bangkrut, guru-guru semakin sulit untuk mengajar dan lapangan pekerjaan semakin sempit membuat orang sulit memenuhi hidupnya. Bersama semua elemen bangsa, ACT hadir menjadi yang terdepan melakukan aksi-aksi solidaritas,” katanya.

ACT bersama Gerakan Nasional MUI bersama menanggulangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi, TNI, Polri, ACT hadir memberikan makan siap saji yang dimasak di armada terbaru Humanity Food Bus dan beras gratis dari Humanity Rice Truck terbaru juga.

Ketua Gernas sekaligus Ketua Bidang Ekonomi MUI Lukmanul Hakim mengatakan, pandemi harus diselesaikan secara bersama. MUI melalui Gernas MUI Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi dan ACT, TNI, Polri terus bersama menangani kondisi sulit masyarakat terdampak pandemi.

“Kegiatan Gernas MUI dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi bersama ACT, TNI, dan Polri melakukan vaksinasi, pembagian makan dan beras gratis untuk masyarakat,” ujar Lukmanul.

Jadi, katanya, nilai kebersamaan itu merupakan identitas bangsa sejak dahulu. Gernas MUI-ACT dengan armada-armada terbarunya Humanity Food Bus dan Humanity Rice Truck mendistribusikan 1.000 makanan siap sajj dan beras gratis kepada masyarakat, ojek online, santri, dan para pengajar terdampak pandemi Covid-19.

“Vaksinasi akan dilakukan di Mocca Cafe Bogor untuk masyarakat Indonesia. Apapun alamat KTP-nya bisa datang, Aceh-Papua. Sebanyak 2.000 dosis vaksin akan diberikan sehingga target masyarakat untuk membentuk kekebalan komunitas segera tercapai,” ujar Lukman. (R/R4/P1)

 

 

Mi’raj News Agency (MINA)