Adian Husaini Ajak Umat Islam Bersatu Bela Al-Aqsha

adian husaini
(Foto: Istimewa)

Jakarta, MINA – Sejarawan Muslim Indonesia Dr. Adian Husaini mengajak umat Islam, khususnya di Indonesia untuk bersatu membela Masjid Al-Aqsha dari tangan penjajah Israel. “Masjidil Aqsha pernah dibebaskan oleh Umar bin Al Khattab. Namun kemudian dirampas lagi pada tahun 1099 Masehi. Sekitar 88 tahun kemudian, Sholahuddin Al Ayyubi membebaskan lagi,” katanya.

Adian saat menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Agung Al-Azhar Jakarta, Jumat (21/7), menegaskan bahwa Al-Aqsha yang beradai di Kota Al-Quds (Yerusalem) Palestina bisa dibebaskan bukan oleh satu pribadi Sholahuddin, tetapi oleh generasi Sholahuddin.

“Untuk kedua kalinya, Al-Aqsha bisa dibebaskan oleh Sholahuddin. Dia bukanlah pribadi tetapi sebuah generasi hebat yang memiliki satu visi dan misi,” ujarnya di hadapan ribuan jamaah shalat Jum’at.

Senada dengan Adian, Ketua Aliansi Indonesia Membela Masjidil Aqsha (AIMMA) KH Bachtiar Nasir menegaskan bahwa Masjid Al-Aqsha hanya bisa dibebaskan oleh satu generasi hebat. “Mudah-mudahan generasi itu adalah generasi kita,” katanya.

Usai shalat Jum’at, AIMMA menggelar Aksi Bela Aqsha dengan tema “Indonesia Membela Masjidil Aqsha” di Lapangan Masjid Agung Al-Azhar.

Aksi yang digelar ribuan massa Muslim itu didukung oleh lembaga kemanusiaan solidaritas Palestina, di antaranya Al-Aqsa Working Group (AWG), ASPAC for Palestine, Spirit of Aqsa (SoA), KISPA, KNRP, ACT, BSMI, ADARA Relief International, Sahabat AQSA, AQL, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Ponpes Rafah, Azzikra, PB Mathla’ul Anwar, Khairu Ummah, KAMMI, FSLDK, Jakarta Sinergi, PUI, Peduli Jilbab, Gemas, LMI, Bidik Production, Muslim Bersatu, Cadik, dan Pejuang Subuh.

Sejumlah tokoh dan ulama yang hadir pada kesempatan itu seperti Pemimpin Pondok Pesantren Asy Syafi’i KH Abdul Rasyid Abdullah Asy-Syafi’i, Ustadz Bachtiar Nasir, Ustadz Umar Rasyid Hasan, Ustadz Zaitun Rasmin, dan beberapa lainnya.

Selain di Jakarta, aksi Aliansi Indonesia Membela Masjidil Aqsha ini juga digelar di beberapa daerah lainnya seperti Bandung dan Bekasi. (L/R06/R01)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)