Afghanistan Resmi Larang Warganya Tanam Opium

Kabul, MINA – Pemerintah Afghanistan yang saat ini dijalankan oleh Taliban resmi melarang warganya menanam dan berdagang opium. Hal itu disampaikan Pemimpin tertinggi Taliban Haibatullah Akhundzada.

Xinhua melaporakan, larangan itu tertuang dalam dekrit pemerintah sementara yang dikeluarkan Taliban pada Ahad (3/4) kemarin.

“Sesuai keputusan pemimpin tertinggi Imarah Islam Afghanistan (IEA), semua warga Afghanistan diberitahukan bahwa mulai hari ini, penanaman opium telah dilarang keras di seluruh negeri,” demikian rilis resmi pemerintah Afghanistan.

Pemerintah juga memberi ultimatum, bagi siapa yang melanggar akan mendapat sanksi hukuman.

Selain itu, Taliban juga resmi melarang penggunaan, pengangkutan, perdagangan, ekspor dan impor semua jenis narkotika seperti heroin, tablet K, termasuk alkohol.

Sudah bertahun-tahun, sebagian besar opium dunia ditanam di Afghanistan. Pada 2020, ada 6.300 ton opium diproduksi di negara itu. (R/P2/R2)

Mi’raj News Agency (MINA)

=====
Ingin mendapatkan update berita pilihan dan info khusus terkait dengan Palestina dan Dunia Islam setiap hari dari Minanews.net. Yuks bergabung di Grup Telegram "Official Broadcast MINA", caranya klik link https://t.me/kbminaofficial, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.