Jenewa, MINA – Menteri Luar Negeri Afrika Selatan, Naledi Pandor mengatakan bahwa pembantaian yang dilakukan oleh pendudukan Israel adalah kenyataan di hadapan seluruh dunia.
Pandor dalam pernyataannya seperti dikutip dari Palinfo, Senin (20/5) menegaskan, negaranya akan melanjutkan kasus yang diajukan terhadap entitas pendudukan di Mahkamah Internasional.
“Kami ingin menerapkan Konvensi Genosida pada Israel terkait perilakunya terhadap Palestina,” katanya.
Dia menekankan, yang terjadi di Palestina adalah apartheid, dan Afrika Selatan berupaya mengaktifkan Komite PBB untuk Memerangi Apartheid untuk menyelidiki perilaku Israel.
Baca Juga: Ribuan Warga Yordania Pawai Dukung Badai Al-Aqsa
Sementara itu, Menteri Kehakiman Afrika Selatan Ronald Lamola menegaskan bahwa kasus genosida yang diajukan negaranya terhadap entitas pendudukan di Mahkamah Internasional membantu mempengaruhi opini publik dan meningkatkan dukungan internasional terhadap perjuangan Palestina.
Delegasi Afrika Selatan sebelumnya meminta Mahkamah Internasional untuk segera mengambil langkah-langkah untuk menghentikan genosida yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.
“Tidak ada yang membenarkan genosida, bahkan hak untuk membela diri pun tidak,” ujar delegasi itu.
Dalam permohonannya di depan pengadilan, delegasi tersebut menekankan bahwa warga sipil didorong dari satu tempat ke tempat lain di Jalur Gaza dan pengadilan harus bertindak sekarang.
Baca Juga: Para Menlu Arab dan Turkiye Akan Bertemu di Yordania Bahas Situasi Terkini Suriah
Delegasi itu juga menyerukan perlunya memberikan bantuan dan menyelamatkan nyawa orang-orang di Gaza.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Walid Barakat Bebas Setelah 42 Tahun di Penjara Suriah