Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach Dinonaktifkan dari Anggota DPR

Widi Kusnadi Editor : Arif R - 24 menit yang lalu

24 menit yang lalu

6 Views

Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach (foto: Yt)

Jakarta, MINA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem resmi menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach sebagai Anggota DPR RI Fraksi NasDem terhitung mulai Senin, 1 September 2025. Keputusan itu disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem, Hermawi F. Taslim, dalam keterangan pers, Ahad (31/8).

Hermawi menegaskan, keputusan tersebut diambil setelah kedua kadernya mendapat sorotan tajam akibat pernyataan yang dinilai menyinggung dan mencederai perasaan rakyat.

“Aspirasi masyarakat harus tetap menjadi acuan utama perjuangan Partai NasDem. Ketika ada pernyataan yang menyimpang dari hal itu, maka partai wajib mengambil sikap tegas,” ujarnya.

Langkah itu sekaligus menegaskan komitmen NasDem dalam menjaga konsistensi perjuangan politik yang berpihak kepada rakyat.

Baca Juga: PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari DPR RI Imbas Kontroversi Joget

“Terhitung sejak 1 September 2025, DPP Partai NasDem menyatakan menonaktifkan saudara Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem,” tegas Hermawi.

Dalam sepekan terakhir, publik ramai memperdebatkan isu tunjangan rumah anggota DPR. Ahmad Sahroni menuai kritik keras usai menyebut desakan pembubaran DPR sebagai “mental orang tolol.”

Pernyataan itu memicu reaksi luas dari masyarakat. Dua hari lalu, posisi Sahroni juga telah dimutasi dari Wakil Ketua Komisi III menjadi anggota Komisi I DPR.

Sementara Nafa Urbach menjadi sorotan setelah video dukungannya terhadap tunjangan rumah DPR beredar luas di media sosial. Banyak pihak menilai sikap tersebut tidak sensitif terhadap kondisi ekonomi rakyat.

Baca Juga: Prabowo: Tunjangan DPR Dicabut, Kunjungan Luar Negeri Dimoratorium

Keputusan menonaktifkan dua kadernya ini menjadi langkah strategis Partai NasDem dalam merespons dinamika politik sekaligus menjaga kepercayaan publik. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Ketua MUI Lampung: Pemimpin yang akan Mewarisi Bumi dari Kaum Tertindas

Rekomendasi untuk Anda