AKAR ISLAM TELAH TUMBUH DI JEPANG

Imambaby-vi

Imambaby-viOsaka, 5 Shafar 1436/28 November 2014 (MINA) – Tiba di Jepang empat belas tahun yang lalu, seorang imam DARI Mesir, Mohsen Bayoumy (55), di Osaka dipandang sebagai contoh dari pertumbuhan Islam di negeri yang jauh, telah memberitakan citra Islam yang sebenarnya dan berkembang serta menumbuhkan akar Islam di masyarakat.

“Saya telah menyaksikan sekitar 600 warga Jepang masuk Islam,” kata Bayoumy.

Bayoumy lahir di pinggiran kota Kairo pada 1964 dan mendapat prestasi menghafal Al-Qur’an pada usia sembilan tahun di bawah pengawasan ayahnya. On Islam melaporkan seperti dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Jumat.

Bayoumy lulusan dari Universitas Al-Azhar Kairo, salah satu pusat utama ilmu pengetahuan Islam dunia, kemudian pada 2000, dia dikirim untuk menjadi imam Masjid lokal di Kobe, Jepang.

Hanya ada beberapa Masjid di Jepang pasca perang Dunia II. Namun, Masjid tertua yang didirikan pada 1935, berada di Kobe.

Jumlah Muslim meningkat tajam di akhir 1980-an dengan imigran yang datang dari Pakistan dan Indonesia untuk mencari pekerjaan.

Beberapa dari mereka kemudian menikah bersama warga Jepang dan menjadi penduduk tetap.

Kemudian, mereka mulai mengumpulkan dana untuk merubah rumah biasa menjadi Masjid dan pusat komunitas, atau membeli rumah murah untuk tujuan yang sama.

Selama 10 tahun menghabiskan waktu di Kobe, ia melihat peningkatan orang Jepang memeluk Islam setelah menikah dengan Muslim atau karena mengenal budaya Islam.

Situasi dan keadaan Islam berubah selama bertahun-tahun secara bertahap menumbuhkan akar di Jepang dengan lebih dari 100.000 Muslim yang tinggal di sana.

Selain itu, sekarang ada sekitar 60 Masjid di Jepang, banyak yang didirikan di bekas rumah-rumah pribadi. (T/P006/R11)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Wartawan: Fauziah Al Hakim

Editor:

Comments: 0