Aksi Kembali ke Palestina, 266 Syahid, 30 Ribu Terluka

Gaza, MINA – Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan, setahun pawai kembali (Great Return March) ke Palestina, telah mengorbankan 266 warga mati syahid dan lebih dari 30 ribu orang terluka.

Dalam statistik terperinci cedera di Jalur Gaza timur selama tahun pertama pawai, dilaporkan pada hari Jumat, 29 Maret, bahwa 30.398 korban terluka dan 1.527 di antaranya masih dirawat di rumah sakit. Demikian Quds Press melaporkan.

Dari jumlah itu, tersapat para syuhada 50 anak-anak, 6 wanita dan satu lansia. Sementara korban luka-luka yang dirawat di rumah sakit 3.175 anak-anak dan 1.008 wanita.

Dari korban luka, sejumlah 536 cedera serius, 6.843 cedera sedang, dan 8.266 cedera ringan.

Pada klasifikasi korban, statistik menunjukkan bahwa 6.857 yang terluka terluka oleh peluru tajam, 844 terluka oleh peluru logam berlapis karet, 2.331 terluka oleh gas air mata, dan 1.989 terluka oleh pecahan peluru.

Sekitar 1.503 kasus ditemukan di kepala dan leher, 732 di dada belakang, 624 di perut dan panggul, 2.232 di tungkai atas, 7.731 di tungkai bawah dan 2.831 di beberapa tempat. Catatan lainnya 136 diamputasi.

Di samping itu, ada tiga tenaga medis gugur, dan melukai 665 petugas lainnya. Serangan-serangan Israel juga merusak 112 ambulan.

Sejak 30 Maret 2018, Palestina telah berpartisipasi dalam pawai damai di dekat pagar yang memisahkan Jalur Gaza dan wilayah Palestina yang diduduki, untuk menuntut kembalinya para pengungsi ke kota-kota dan desa-desa kampung halaman mereka.

Pawai juga untuk mematahkan pengepungan di Gaza. (T/RS2/RS3)

Mi’raj News Agency (MINA)