Amsterdam, MINA – Seorang aktivis Belanda Simon Vrouwe, turun ke jalan sendirian selama lebih dari 4,5 tahun untuk memprotes agresi Israel terhadap rakyat Palestina.
Dalam demonstrasi satu orang, Vrouwe mengenakan rompi kuning bertuliskan “Bebaskan Palestina” dan “Boikot Israel” sebagai bentuk kecaman terhadap agresi Israel atas Palestina.
“Apa yang saya lakukan bukan tentang anti-semitisme,” kata Vrouwe kepada Anadolu Agency, Jumat (7/12).
“Saya mengadakan protes di Dam Square karena cinta dan hormat saya kepada orang-orang Palestina,” imbuhnya.
Baca Juga: Hari Angkatan Darat, Presiden Iran Puji Swasembada Pertahanan
Ia mengaku telah melakukan lebih dari 500 demonstrasi sendiri selama empat setengah tahun sejauh ini.
Ia menyebut, situasi di Gaza sebagai “kekejaman”, dan katanya, “Kita perlu melakukan sesuatu melawan situasi ini. Kita perlu meningkatkan kesadaran tentang apa yang terjadi di Palestina. Tidak cukup untuk mengadakan protes beberapa kali setahun.”
Dia juga membagikan selebaran untuk memberi tahu orang-orang tentang situasi di wilayah tersebut dan membuka sebuah peta yang menunjukkan hilangnya tanah Palestina dari tahun 1946 hingga hari ini.
Meskipun beberapa pihak Israel menghalanginya, orang-orang pada umumnya menyambut protesnya.
Baca Juga: Pengusaha Kecil Tiongkok Tertekan Imbas Tarif AS
“Ada mantan tentara Israel yang selalu mengganggu saya di Dam Square selama dua setengah tahun. Ini insiden yang tidak menyenangkan,” katanya.
Terlepas dari segalanya, aktivis Belanda itu mengatakan, ia akan terus melanjutkan aksinya untuk mendukung perjuangan Palestina. (T/RS2/R06)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: ICJ Beri Perpanjangan Waktu untuk Israel Ajukan Pembelaan terkait Kasus Genosida