AL Israel Tembaki Nelayan Gaza di Zona Perikanan

Nelayan Palestina di lepas pantai Gaza. (Foto: dok. MonstreSource.org)
Nelayan Palestina di lepas pantai Gaza. (Foto: dok. MonstreSource.org)

Gaza, 7 Rabi’ul Akhir 1437/17 Januari 2016 (WAFA) – Kapal Angkatan Laut Israel pada Sabtu (16/1) menembakkan senapan mesin berat kepada para nelayan Palestina, meski sedang berlayar di dalam zona perikanan, enam mil di lepas pantai Jalur Gaza.

Koresponden WAFA melaporkan sebagaimana dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Angkatan Laut Israel menembaki nelayan yang berlayar di lepas pantai daerah As-Sodanyieh menuju barat laut Jalur Gaza.

Serangan tersebut menyebabkan kerusakan besar di perahu, tapi tidak ada korban jiwa atau cedera yang dilaporkan, sementara para nelayan Gaza berhasil berlayar kembali menuju pantai.

Tentara angkatan laut lainnya dilaporkan menargetkan kelompok nelayan lainnya yang juga sedang berlayar dalam zona perikanan yang diperkenankan di lepas pantai Khan Younis, selatan Gaza, menyebabkan kerusakan pada setidaknya dua perahu.

Angkatan Laut Israel hampir setiap hari menargetkan nelayan Palestina dan lahan pertanian di sepanjang perbatasan dalam pelanggaran terang-terangan terhadap kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi Mesir pada 26 Agustus 2014 setelah hampir 51 satu hari serangan berdarah di Gaza.

Kesepakatan gencatan senjata ditetapkan bahwa Israel akan segera meringankan blokade yang diberlakukan pada Gaza dan memperluas zona perikanan lepas pantai Gaza, yang memungkinkan nelayan untuk berlayar sejauh enam mil laut dari pantai, dan akan terus memperluas daerah secara bertahap.

Namun, Israel tidak melakukannya, justeru berulang kali melanggar kesepakatan gencatan senjata dengan menembaki para nelayan Palestina di dalam zona perikanan.

Israel telah memberlakukan blokade yang diperketat sejak 2007, setelah Hamas memenangkan pemilu legislatif yang demokratis dan mengambil alih kekuasaan di Gaza.

Saat ini zona perikanan enam mil laut telah dipersempit secara drastis dari dua puluh mil laut yang dialokasikan untuk nelayan Palestina pada Kesepakatan Oslo 1993. (T/R05/P001)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)