ALECSO Luncurkan Platform Media: Al-Quds Identitas Utama Bangsa Arab

Riyadh, MINA – Organisasi Ilmu Pengetahuan Dan Kebudayaan Arab (ALECSO), Jumat (28/1), membuat resolusi khusus terkait Palestina dan Al-Quds.

Juga meluncurkan platform media “Al-Quds Identitas Utama Bangsa Arab”, sebagai realisasi keputusan Dewan Eksekutif, PIP melaporkanny

Dalam rapat kerja berkala ke 116 Dewan Eksekutif, sejumlah keputusan dibuat terkait Palestina, yang diusulkan Komite Nasional Palestina yang turut berpartisipasi dalam rapat kerja di kota Al-Ala Saudi, yang berlangsung selama tiga hari.

Alesco menyerukan kepada segenap negara anggotanya untuk mendukung dan mengokohkan peran Alesco di Al-Quds, dan menegaskan sejarah dan warisan peradaban serta kebudayaan Arab.

Sekjen Komite Nasional Palestina Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, dan Direktur Eksekutif Alsesco Dawwas Dawwas, memaparkan dua laporan seputar Palestina, termasuk di dalamnya kota Al-Quds.

Laporan pertama mencakup kondisi kebudayaan dan Pendidikan, serta tantangan yang dihadapi bidang Pendidikan di Palestina, di tengah kebijakan penanggulangan Israel terhadap wabah covid.

Selain itu, laporan menyoroti tantangan yang dihadapi para siswa dan kader Pendidikan Palestina, di tengah kesulitan operasional Pendidikan, dan berlanjutnya kejahatan penjajah Israel terhadap hak universitas dan Lembaga Pendidikan tinggi, serta paparan tentang pelanggaran zionis terhadap hak kebudayaan, warisan Palestina dan tempat suci.

Adapun laporan kedua mencakup pelanggaran yang dihadapi di Al-Quds, berupa penyelewengan terhadap silabus Palestina, kejahatan terhadap wanita dan anak-anak serta Lembaga di Al-Quds, tempat suci umat Islam dan Kristen, pemakaman dan semua sector digital dan medis, penangkapan terhadap para buruh, dan penetapan pajak tinggi.

Dawas menegaskan pentingnya menjadikan Palestina, terutama Al-Quds dalam agenda kerja Alecso, dan meminta untuk meningkatkan agenda dan program mendukung perjuangan bangsa Palestina, termasuk kota Al-Quds, dan sektor Pendidikan, kebudayaan dan keilmuan.(T/R1/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)