Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ALIANSI JURNALIS INTERNASIONAL KECAM SERANGAN POLISI ISRAEL TERHADAP WARTAWAN

Nidiya Fitriyah - Sabtu, 31 Mei 2014 - 19:05 WIB

Sabtu, 31 Mei 2014 - 19:05 WIB

807 Views ㅤ

Foto: world bulletin

Foto: world bulletin

Foto: world bulletin

Al-Quds, 2 Sya’ban 1435/31 Mei 2014 (MINA)- Sebuah aliansi yang mewakili sekitar 500 wartawan internasional (Foreign Press Association), Sabtu mengecam serangan polisi penjajah Israel terhadap wartawan di Al Quds Timur.

Lembaga internasional itu mengutuk keras perilaku premanisme dan intimidasi   terhadap wartawan dan juru kamera yang meliput peristiwa di Damaskus Gate pada peringatan Hari Al Quds, Jum’at lalu.

“Sementara itu, kedua awak media itu masih dalam penahanan pihak Zionis Israel. Media Palestina Alray melaporkan dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Polisi Israel dengan keras mendorong, menendang dan melarang mereka untuk meliput. Satu fotografer dipukul di perutmenggunakan senjata M 16,”kata saksi mata.

Baca Juga: Hamas Kecam Israel Gunakan Bantuan Kemanusiaan sebagai “Alat Negosiasi”

Kelompok itu mengatakan, juru bicara polisi asing tiba di tempat kejadian tapi gagal mencegah  menyerang terhadap wartawan itu.

Unjuk rasa yang terjadi sejak Rabu (28/5) tersebut memperingati “Al Quds Day” yang dirayakan setiap tahun pada 28 Mei.

Pasukan penjajah Israel secara paksa membubarkan demonstran Palestina yang memprotes pendudukan Israel, serta menangkap 12 orang  dari mereka.

Israel menduduki Yerusalem Timur selama sejak Perang 1967 dan menduduki Al-Quds pada 1980. Mereka mengklaim Al-Quds merupakan ibukota negara Yahudi, walaupun hal itu tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.(T/Nidiya/P04)

Baca Juga: Blokade terus Berlanjut, Gaza Tenggelam dalam Krisis Kemanusiaan

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)


Baca Juga: Kabinet Israel Setujui Rencana Perluasan Serangan ke Gaza

Rekomendasi untuk Anda