Anggota DPR: Program Kawasan Rumah Pangan Lestari Tetap Harus Diawasi

Brebes, MINA – Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang telah digulirkan pemerintah banyak memberikan manfaat, utamanya untuk pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Meski begitu, program yang digulirkan sejak 2015 ini tetap harus ditingkatkan dan terus dibenahi. Pasalnya, masih ada kelemahan bahkan penyelewengan yang dilakukan oleh oknum tertentu,” kata anggota DPR RI H Agung Widyantoro saat melakukan kegiatan monitoring program KRPL ke Kelompok Wanita Tani (KWT) Cigunung, Desa Sindangwangi, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Selasa (24/9).

“KRPL yang digulirkan pemerintah pusat banyak memberi manfaat, namun tetap harus dibenahi dan diawasi agar lebih efektif untuk meningkatkan SDM,” katanya.

Kegiatan KRPL merupakan model pemanfaatan setiap jengkal lahan termasuk lahan tidur, lahan kosong yang tidak produktif pada pekarangan, sebagai penghasil pangan serta memenuhi pangan dan gizi keluarga, sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga. Kegiatan KRPL juga dilaksanakan dalam rangka mendukung program pemerintah untuk penanganan daerah stunting, Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja), penanganan wilayah rentan rawan pangan dan pengembangan daerah perbatasan.

“Melalui KRPL yang mendukung kegiatan Bekerja, pemerintah memberikan bantuan untuk pemanfaatan lahan pekarangan juga peningkatan konsumsi pangan dan gizi, juga ada bantuan ternak serta sarananya untuk peningkatan produksi ternak,” ujar Agung yang duduk di Komisi IV DPR RI ini.

Dikatakan, beberapa monitoring yang dilakukan masih ditemukan program KRPL yang masing-masing kelompok mendapatkan bantuan sebesar antara Rp 50 juta hingga Rp 200 juta, tidak sesuai harapan. Ada satu dua kelompok yang kucuran dananya tersebut tidak dimanfaatkan sebagai mana mestinya.

“Sebagian besar telah berjalan baik dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga. Namun tetap ada oknum dan ini sedikit, tidak menggunakan bantuan program KRPL ini sebagai mestinya,” ungkap Agung.

Menyikapi hal itu, Agung mendesak kepada pemerintah agar program KRPL tetap terus dilanjutkan dan tingkatkan terutama dalam pendampingan dan pengawasannya. Manajemen pengawasannya agar lebih dioptimalkan, juga pendampingan oleh intansi terkait, agar program KRPL tepat sasaran dan benar-benar dapat mendukung untuk meningkatkan kualitas SDM.

“Saya sangat mendukung KRPL ditngkatkan dengan manajemen pengawasan yang lebih tepat pula agar kekurangannya juga dapat diperbaiki,” tegas Agung. (L/B05/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)