Anggota Kongres AS Rashida Tlaib Tutup Kata ‘Israel’ di Peta di Dinding Kantornya

Washington DC, MINA – Rashida Tlaib, anggota kongres Amerika Serikat (AS) keturunan Palestina , membuat perubahan pada peta di dinding kantornya di Washington, DC, dengan menutup kata ‘Israel’ dengan sticker dan menggantinya dengan kata ‘Palestina’ di bagian peta yang sejatinya adalah wilayah Palestina dan kini diduduki Israel.

Hal tersebut terungkap saat seorang reporter BuzzFeed yang sedang melakukan kunjungan di kantor baru anggota kongres muslimah  dari Partai Demokrat daerah pemilihan Michigan itu, melihat “sedikit perubahan” pada peta yang tergantung di dinding.

Kunjungan reporter  itu dilakukan beberapa saat usai Tlaib bersumpah di depan Kongres AS Kamis pekan lalu, demikian MEMO melaporkannya yang dikutip MINA, Rabu (9/1).

Salah satu gambar yang diunggah oleh reporter di Twitter mengungkapkan bahwa seseorang, kemungkinan bukan Tlaib sendiri yang melakukannya, meletakkan stiker, dengan kata “Palestine” di atasnya, di dekat lokasi Israel di peta dan disertai dengan panah yang diarahkan ke tempat negara otoritas pendudukan itu.

Rashida Tlaib menarik banyak perhatian di media sosial dengan tampil mengenakan pakaian tradisional Palestina “Thobe”, diambil sumpahnya di Kongres AS pada Kamis (3/1).

Rashida Tlaib menjadi keturunan Palestina-Amerika Serikat pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres AS selama pemilu sela 6 November 2018 lalu.

Ia bergabung dengan Ilhan Omar dari Minnesota sebagai dua perempuan Muslimah pertama yang terpilih menjadi anggota Dewan Legislatif AS.

Kedua perempuan anggota Kongres tersebut diambil sumpah jabatan mereka dengan menggunakan Alquran. Tlaib menggunakan mushaf pribadinya sementara Ilhan menggunakan Alquran kakeknya.

Tlaib, yang merupakan wanita Muslim pertama yang terpilih menjadi anggota parlemen negara bagian Michigan, adalah putri imigran Palestina dan penduduk asli Detroit, menurut situs kampanyenya, www.rashidaforcongress.com.

Rashida Tlaib pernah mengatakan melihat persamaaan antara perjuangan Palestina untuk keadilan dan gerakan hak-hak sipil di Amerika Serikat dan ia menegaskan condong mendukung isu Palestina di Kongres AS.(T/R01/RS1)

Mi’raj News Agency (MINA