Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anies Baswedan: Fikri Thalib Konsisten Bela Palestina hingga Akhir Hayat

Redaksi Editor : Sri Astuti - 2 jam yang lalu

2 jam yang lalu

13 Views

Aktifis kemanusiaan Fikri Thalib (foto: pribadi)

Bekasi, MINA – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengenang almarhum Fikri Thalib sebagai aktivis disabilitas yang gigih memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan demokrasi di Indonesia.

Menurutnya, semangat perjuangan Fikri melampaui keterbatasan fisiknya dan tetap konsisten hingga akhir hayat.

“Sejak muda hingga akhir hidupnya, almarhum tidak pernah lelah menyuarakan keadilan, terutama bagi Palestina. Beliau mengeluarkan tenaga, pikiran, bahkan keringatnya untuk perjuangan ini,” kata Anies saat menyampaikan belasungkawa di Masjid Silaturahim, Bekasi, Sabtu (30/8).

Anies menuturkan, dirinya mengenal Fikri sejak era gerakan mahasiswa 1990-an. “Meski fisiknya penuh keterbatasan, semangatnya justru jauh melampaui banyak dari kita. Kami yang di Jogja waktu itu selalu kagum melihat perjuangannya,” ujarnya.

Baca Juga: Polri Tetapkan Tujuh Personel Brimob Langgar Kode Etik dalam Kasus Tabrak Ojol

Ia menambahkan, beberapa hari sebelum wafat, dirinya sempat menjenguk Fikri di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta. Dalam kondisi lemah, Fikri masih menggenggam tangannya dengan kepalan dan jempol teracung, simbol semangat perjuangan yang tak pernah padam.

“Kita semua bersaksi, almarhum orang baik, insya Allah kembali dalam keadaan husnul khatimah. Kita doakan kuburnya dilapangkan, derajatnya ditinggikan di sisi Allah, dan keluarganya diberi ketabahan,” kata Anies.

Fikri Thalib wafat pada Jumat (29/8/2025) pukul 17.05 WIB di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, pada usia 63 tahun. Jenazahnya dishalatkan di Masjid Silaturahim, Cibubur, sebelum dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan, usai salat Zhuhur.

Almarhum dikenal luas sebagai aktivis pergerakan mahasiswa era 1990-an dan sempat menjadi anggota MPR RI periode 1998–1999. Ia konsisten menyuarakan pembelaan terhadap Palestina di berbagai forum.

Baca Juga: Pasca Aksi Demo, Sejumlah Ruas Jalan Protokol Jakarta Ditutup

Bagi kalangan aktivis, Fikri bukan hanya simbol perjuangan disabilitas, tetapi juga inspirasi keteguhan dalam membela keadilan internasional. Banyak rekan seperjuangan menyebut, meski raganya lemah, tekadnya teguh dan selalu berada di garis depan perjuangan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: AS Keluarkan Peringatan Keamanan bagi Warganya di Indonesia

Rekomendasi untuk Anda