ANIES BASWEDAN: JUJUR HARUS JADI KEBIASAAN

MINA
MINA

Jakarta, 10 Rabi’ul Awwal 1437/21 Desember 2015 (MINA) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Anies Baswedan mengatakan, kejujuran harus menjadi kebiasaan, sehingga akan menjadi budaya.

“Pada Hari Guru, presiden Jokowi memanggil 500 kepala sekolah di seluruh Indonesia atas prestasi akademik dan prestasi kejujuran,” ujar Mendikbud saat memberi sambutan dalam acara Open House dan Peresmian SMPIT-SMAIT Insan Mandiri Cibubur, demikian Mi’raj Islamic News Agency (MINA) melaporkan, Senin (21/12).

Ia mengatakan, tahun ini penilaian tidak hanya prestasi akademik saja, prestasi kejujuran yang menjadi utama penilaian.

“Banyak orang yang terdidik tapi terampil dalam memanipulasi,” ujarnya.

“Jujur berintegerasi tinggi harus dikembalikan di sekolah dan dunia Islam harus menjadi pembeda jangan sama dengan budaya barat,” tutur Mendikbud.

Selain itu, Anies juga mengatakan, “Murid sekarang tumbuh di abad ke-21, tapi guru di abad ke-20 dan sistem pendidikannya menggunakan sistem abad ke-19, melihat hal ini dibutuhkan keberanian untuk melakukan terobosan dan cara mendidik harus diubah.”

“Saya sebagai menteri dan para pegawai-pegawai negeri memiliki tanggung jawab konstitusi pendidikan, anda sebagai orang tua harus memenuhi panggilan jiwa menjadi seorang pendidik,” ujar Mendikbud.

Dalam sambutannya mengatakan, “Saya sangat mengapresiasi dan berharap sekolah Insan Mandiri benar-benar bisa menjadi sekolah abad ke-21 serta bisa mengantarkan anak-anaknya maju.”

“Jangan memandang anak-anak itu sebagai anak kecil tapi pandang mereka sebagai wajah masa depan,” tuturnya. (L/P006/hna/R05)

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)