Anies Serahkan Anugerah Jurnalistik MH Thamrin 2020

Jakarta, MINA – Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan menyerahkan penghargaan kepada insan pers peaih Anugerah Jurnalistik Mohammad Hoesni  Thamrin (MHT) 2019-2020 yang diselenggarakan secara virtual pada Senin (2/11).

Sebanyak tujuh pemenang dari tujuh kategori ditetapkan dengan periode publikasi 1 Juli 2019 hingga 30 Mei 2020.

Karya-karya yang turut serta terbagi ke dalam tujuh kategori yaitu Produk Jurnalistik Teks, Foto, Video Stasiun Televisi Terestrial, Video Media Massa Televisi Streaming, Jurnalistik Audio, Jurnalistik Infografis, dan Tajuk Rencana.

Anugerah tahunan MHT yang sudah diadakan ke 46 kali ini, diadakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jakarta bekerjasama dengan Pemprov. DKI Jakarta, dengan mengambil nama MH Thamrin pejuang nasional asal Betawi (Jakarta) yang juga seorang wartawan.

Baca Juga:  Norwegia: Kami Wajib Tangkap Netanyahu Jika ICC Keluarkan Surat Penangkapan

Dalam sambutannya, Anies mengapresiasi pihak penyelenggara, terutama Dewan Juri Anugerah Jurnalistik MH Thamrin yang secara profesional memberikan penilaian, serta para peserta yang telah mengolah peristiwa yang ada di Jakarta menjadi produk berita yang layak dinikmati masyarakat.

“Penghargaan ini mencerminkan kerja keras dewan juri dalam menjaga kredibilitas, saya ucapkan terima kasih telah mereview begitu banyak karya yang telah masuk dan memilih yang terbaik,” kata Anies dalam keterangannya di Jakarta.

Anies juga mengapresiasi para pemenang. Dia mengatakan bahwa media massa sudah turut berpartisipasi merekam berbagai peristiwa di Jakarta menjadi berita, dan itu memiliki unsur mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dia berpesan kepada para peserta agar nantinya karya-karya yang dihasilkan harus mampu dinikmati bukan hanya masyarakat Jakarta, melainkan secara nasional maupun internasional.

Baca Juga:  BNPB Siapkan 335 Unit Rumah Baru Tahan Bencana di Sumbar

“Teruslah menjadikan Jakarta untuk berkarya, begitu banyak kejadian Jakarta yang menjadi hikmah di tempat lain. Karena audensnya seluruh Indonesia, apa pun yang dikerjakan di sini akan memiliki implikasi nasional,” terangnya.

Anies berharap jurnalis di Ibu Kota juga tak segan menggunakan kata-kata yang diambil dari bahasa daerah sehingga implikasinya dapat memperkaya bahasa Indonesia. Dia mencotohkan penggunaan kata Lingko sebagai kata yang diambil dari bahasa masyarakat Manggarai.

“Berikutnya saya berharap teman-teman jurnalis memperkaya bahasa indonesia, kami di (Pemprov DKI) Jakarta mendorong hal itu, salah satunya penggunaan adalah kata Jaklingko yang diambil dari Manggarai, lalu Moda Raya Terpadu (MRT) dan lain sebagainya,” katanya.

Baca Juga:  Peran Kearifan Lokal dalam Memanfaatkan Kekayaan Flora

Penjurian dilaksanakan oleh Dewan Juri yang terdiri dari tujuh panelis pada periode 26 Agustus sampai dengan 14 September 2020.

Dalam penyelenggaraannya yang ke-46 ini, Anugerah Jurnalistik MH Thamrin didominasi karya-karya Jurnalistik terkait kebencanaan. Hal tersebut sesuai dengan kondisi Jakarta yang mengalami banjir pada awal Januari 2020 lalu. (T/R2/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: Rendi Setiawan

Editor: Ismet Rauf