Aqsa Working Group-Jabar Bergerak Siap Bersinergi Program Kemanusiaan

(Foto: AWG Jabar)

Bandung,  MINA – Lembaga kemanusiaan Aqsa Working Group (AWG) Biro Jawa Barat (Jabar) bersama Jabar Bergerak siap menjalin kolaborasi program kemanusiaan untuk Palestina.

Hal tersebut disimpulkan dalam pertemuan silaturahim delegasi AWG Biro Jabar yang diwakili sekretaris, kabid humas dan juga pengurus lainnya dengan Ketua Harian Jabar Bergerak Tatan Ahmad Santana di Bandung, Selasa (18/1).

Ketua Harian Jabar bergerak Tatan Ahmad Santana sangat menyambut baik ajakan kerjasama kolaborasi program kemanusiaan  ini.

“Saya pribadi mendorong kegiatan seperti ini karena pada titik tertentu akan memberikan masukan pada para pengambil kebijakan sebagai contoh kepada kementerian luar negeri ini dalam mengambil kerja-kerja dalam upaya pembebasan Al-Aqsa dan Palestina,” ujarnya.

Jabar Bergerak selain berfokus pada aksi kemanusian di Jawa Barat saja namun juga di luar Jawa Barat menjadi konsen organisasi tersebut.

Tatan menyampaikan juga Program Jabar bergerak ini sudah sampai di Gaza Palestina. “Jabar bergerak atas dukungan masyarakat Jawa Barat telah membangun tiga sumur air bersih dan dua mobile kliknik di Gaza,” pungkasnya.

Terkhusus kerjasama dengan AWG ini, Tatan mengatakan perlu disusun bersama pola kolaborasi yang pas dan sesuai kebutuhan dari kedua pihak agar dapat bersinergi terus menerus.

“Saya juga senang AWG sudah memiliki kantor perwakilan di Gaza, karena sesuai prinsip kami, kami ingin berkerjasama dengan pihak-pihak yang sudah memiliki kantor perwakilan di sana,” imbuhnya.

“Kami Jabar Bergerak sangat terbuka berkerjasama dengan siapapun, dan mudah-mudaham ini menjadi kebaikan bagi kita bersama,” tambah Tatan.

Kepala Bidang Humas AWG biro Jabar, Ganjar Darusalam mengharapkan, dalam pertemuan silahturahmi ini AWG dan Jabar Bergerak mampu bekerjasama membangun kolaborasi jangka panjang.

“Ini adalah awal kita ngobrol dengan Jabar bergerak, selanjutnya kita akan membahas perencanaan kerjasama” ujarnya.

Selaras dengan sekretaris AWG biro Jabar, Frial Faisal Zulfiqor, menyampaikan kerjasama ini  bisa menjadi kerjasama yang kontinyu.

“Semoga dengan kerjasama ini bisa terus terlaksana dan tidak berhenti,” ucapnya.

Jabar Bergerak merupakan organisasi nirlaba beranggotakan para relawan dari berbagai profesi berfokus pada aksi kemanusiaan. Tak hanya menolong korban bencana alam, organisasi yang berdiri 2019 menjadi mitra pemerintah mengurusi bidang pendidikan, sosial, lingkungan, kesehatan hingga budaya.

Organisasi yang didirikan Atalia Praratya, istri Gubernur Ridwan Kamil,  telah memperlihatkan kemandirian. Tanpa sokongan dana APBD sedikit pun, Jabar Bergerak mampu menjadi organisasi besar yang tersebar di 27 kabupaten/ kota di Jabar.

Sementara, AWG didirikan pada 20 Sya’ban 1429H/21 Agustus 2008 di Jakarta, sebagai hasil Al-Aqsha International Conference yang dihadiri oleh 71 perwakilan terdiri dari Duta-duta besar, NGO, dan tokoh-tokoh pro Palestina dari berbagai negara.

AWG dibentuk untuk mewadahi dan mengelola upaya-upaya dalam rangka perjuangan pembebasan Masjid Al-Aqsa pada khususnya dan kaum muslimin Palestina pada umumnya dari penjajahan Zionis Israel.

Konsentrasi kegiatan AWG adalah pada pendidikan, sosialisasi, dan pemberdayaan pemuda dan umat Islam pada umumnya.

Selain kegiatan bersifat sosialisai, pendidikan, dan pemberdayaan, AWG juga melakukan kegiatan fundraising dan penyalurannya untuk membantu saudara-saudara warga Palestina baik di Jalur Gaza mau pun Tepi Barat.

Dalam hal penyaluran bantuan kemanusiaan ini, AWG berkomitmen untuk menyalurkan sepenuhnya (100%) donasi yang terkumpul untuk warga Palestina. Sedangkan biaya operasional AWG secara terpisah dikuatkan oleh donatur tetap dengan akad operasional.(L/R1/RS2)

Mi’raj News Agency (MINA)

=====
Ingin mendapatkan update berita pilihan dan info khusus terkait dengan Palestina dan Dunia Islam setiap hari dari Minanews.net. Yuks bergabung di Grup Telegram "Official Broadcast MINA", caranya klik link https://t.me/kbminaofficial, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.