Aqsa Working Group Luncurkan Program Qurban untuk Gaza

Jakarta, 7 Dzulqa`dah 1437/10 Agustus 2016 (MINA) – Lembaga Kemanusiaan yang konsen dengan perjuangan pembebasan Masjid Al-Aqsha, Aqsa Working Group (AWG), meluncurkan Program “Qurban for Gaza 1437”.

Ketua Umum AWG, Agus Sudarmaji menyatakan, tahun ini merupakan program kurban AWG yang keenam kalinya bagi warga Palestina di Jalur Gaza dengan perolehan jumlah hewan kurban yang bervariasi setiap tahunnya.

Dia mengharapkan masyarakat Muslim Indonesia dapat berkurban bagi saudara-saudara di Gaza yang masih terblokade itu.

“Kami mengajak kaum Muslimin untuk bisa berkurban melalui AWG. kurban akan disalurkan kepada warga Gaza Palestina yang masih menderita akibat blokade yang berterusan, “ kata Agus kepada Mi`raj Islamic News Agency (MINA) di Jakarta, Rabu.

Dia menjelaskan, harga hewan kurban kambing untuk Gaza tahun ini ditetapkan sebesar USD 350 atau sekitar Rp 4.595.500,-, untuk sapi sebesar USD 2.000 atau sekitar Rp26.260.000,-, dan unta sebesar USD 1.800 atau sekitar Rp23.634.000,-. Untuk penyaluran donasi untuk Program Qurban untuk Gaza akan ditutup pada tiga hari sebelum pelaksanaan Idul Adha 1437 Hijriyah.

Dalam pelaksanaannya, lanjut Agus, AWG bekerjasama dengan lembaga lokal Palestine Welfare House (PWH) pimpinan Ir. Jomah AlNajjar. Pelaporan dan dokumentasi pelaksanaan program qurban ini akan dilakukan PWH sebagai pelaksana lapangan.

“Dana qurban yang terkumpul dari masyarakat Indonesia nantinya akan dibelikan hewan kurban di Gaza, dipotong dan dibagikan oleh PWH,” ujarnya.

Aqsa Working Group (AWG) adalah lembaga yang dibentuk dalam rangka mewadahi dan mengelola upaya kaum muslimin untuk pembebasan Masjid Al-Aqsha.

Lembaga AWG dibentuk berdasarkan keputusan yang dihasilkan oleh Sidang Akhir Al-Aqsa International Conference di Jakarta, pada 20 Sya’ban 1429H atau 21 Agustus 2008M.

Al-Aqsa International Conference tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan organisasi massa Islam, Kedutaan Besar sejumlah negara Muslim, pimpinan lembaga pendidikan umum maupun pendidikan Islam, pimpinan lembaga da’wah, pimpinan media massa Islam dan sejumlah individu yang berkonsentrasi kepada perjuangan muslimin dalam rangka pembebasan Masjid Al-Aqsha.

Sejak 2010 AWG terus konsen menyalurkan bantuan dari rakyat Indonesia, bahkan pada saat Agresi militer Israel selama 51 hari, lembaga kemanusiaan ini juga menyalurkan bantuan rakyat Indonesia kepada rakyat Gaza yang menjadi korban agresi brutal tersebut.

Bantuan berupa uang tunai kepada anak-anak yatim yang orang tuanya syahid akibat agresi Israel dan juga penyaluran bantuan sembako kepada warga Gaza yang mengungsi akibat rumahnya hancur dibombardir oleh Israel.(L/R05/R02)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)